Teknologi Aki Motor

Keunggulan Aki Tipe Gel Dibanding Basah serta Kering

Ainto Harry Budiawan    •    Rabu, 30 Nov 2016 11:25 WIB
bosch
Keunggulan Aki Tipe Gel Dibanding Basah serta Kering
Aki tipe gel masih sedikit yang sediakan untuk motor. MTVN/ A. Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Mungkin masyarakat baru mengenal jenis aki basah dan kering pada saat ini. Aki basah masih menggunakan cairan kimia yang level ketinggiannya wajib diperiksa. Sedangkan aki kering, hanya melakukan pengisian pada awal pembelian sebelum dipasang.

Kini, ada jenis aki baru yang bisa digunakan oleh pengguna sepeda motor di tanah air, yakni aki tipe gel. Jenis aki itu diperkenalkan oleh Bosch pada Selasa 29 November. Bosch mengklaim aki ini dipersiapkan secara khusus untuk sepeda motor dan penggunaan di Indonesia.

"Butuh usaha keras untuk menggunakan aki konvensional. Pertama mengisi cairan, lalu diaktifkan, dan baru dipasang. Aki MF harus isi cairan pada awal pembelian. Sedangkan tipe gel tak perlu demikian. Tinggal pasang saja," papar Dedy Ismanto, Product Manager Bosch Automotive Indonesia, di Locanda, Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Bosch juga mengklaim penggunaan gel juga menurunkan resiko self-discharge, mengurangi penguapan elektrolit, pelat elektroda aman dalam multi komponen gel, serta dapat disimpan dalam waktu lama. Selain itu, posisi pemasangan fleksibel. Bahkan dalam posisi aki di balik sekalipun.

Bosch melakukan simulasi dengan menghabiskan daya aki, serta melubangi aki lainnya dengan bor. Hasilnya, aki tetap mampu menyalakan mesin Honda Scoopy dan daya aki bertambah yang artinya proses pengisian daya tetap normal.

Saat ini, Bosch Ultra Gel Battery tersedia dalam ukuran 3.5 Ampere, dimensi (PxLxT) 113mmx70mmx65mm dengan berat 1,47 kilogram. Aki tipe M8 ini kompatibel dengan beragam jenis motor. Baik skutik, bebek, dan sport.

"Kita menjual aki ini di jaringan Planet Ban (PB) dengan harga promo Rp245 ribu. Harga normal Rp280 ribu. Garansi sampai 24 bulan. Pengguna juga berhak mendapatkan pemeriksaan rutin di outlet PB mana pun," tutup Deden Hendra Sakti, Kepala Divisi Komersial PB.
(HIL)