Cuci Sepeda Motor Tak Boleh Asal, Perhatikan Urutannya

Hilman Haris    •    Kamis, 10 Nov 2016 17:40 WIB
tips motor
Cuci Sepeda Motor Tak Boleh Asal, Perhatikan Urutannya
Mencuci motor tidak boleh asal (MI - WAWAN WP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jarang mencuci sepeda motor kesayangan Anda? Sebaiknya kebiasaan buruk itu dihentikan. Sebab, kinerja sepeda motor tidak maksimal ketika kotor. 

Kotoran akan mempengaruhi fungsi rem belakang yang masih menggunakan tromol. Nantinya, rem belakang menjadi bunyi berdecit. Bunyi itu muncul akibat adanya debu/kotoran yang bergesekan di kampas rem dan tromol. Alhasil, kinerja rem menjadi kurang maksimal.

"Bunyi berdecit akibat debu dan kotoran di tromol dan kampas rem. Alhasil akan timbul bunyi berdecit akibat gesekan pada saat motor dikemudikan," beber Yosie, mekanik bengkel di Bekasi Timur, Jawa Barat.

Namun, mencuci motor juga tidak boleh asal. Ada urutan yang harus Anda perhatikan. Pertama, bersihkan rantai motor terlebih dulu. Ini khusus pengguna motor bebek atau sport.

Alasannya agar bodi atau bagian yang sudah bersih, tidak akan terkena kotoran dari rantai, jika bagian ini dibersihkan saat terakhir.

Setelah itu, basahkan motor sebelum dibasuh dengan air sabun. Ini dimaksudkan agar noda yang telah mengering dan keras bisa lebih mudah terangkat.

Terakhir, perhatikan komponen yang sensitif dengan air. Jangan semprot air di area mesin, bawah tangki bahan bakar, dan area lubang filter udara. Jika Anda melakukannya, motor terancam mogok saat sudah kinclong usai dicuci.


(HIL)