Motor Baru

Watsonian Squire, Setia dengan Model Sespan Plug n Play

Abdul Halim Ahmad, M. Bagus Rachmanto    •    Rabu, 28 Nov 2018 12:08 WIB
industri otomotif
Watsonian Squire, Setia dengan Model Sespan <i>Plug n Play</i>
Sespan plug and play buatan Watsonian Squire terpasang di Royal Enfield Himalayan. Rideapart

Inggris: Desain sepeda motor dari waktu ke waktu terus mengalami perubahan. Tak jarang perubahan desain yang ada di zaman sekarang terinspirasi dari motor-motor model lawas.

Kehadiran motor retro klasik Old-fashioned, old-scholl, retro modern, neo-retro, atau apapun sebutannya memberikan lebih beragam pilihan berkendara di kalangan penghobi. Maka tak heran jika Royal Enfield Himalayan ini rela menjadi kelinci percobaan guna menjajal sespan/sidecar model baru garapan Watsonian Squire.

Dilaporkan Rideapart, pabrikan sespan asal Inggris itu ingin menghidupkan kembali penggunaan sespan tambahan di motor. Inspirasinya muncul dari sespan vintage Watsonian yang digunakan pada masa Perang Dunia II.

Usut punya usut, Watsonian Squire's telah ada sejak Perang Dunia pertama dan ketika itu menjadi pemasok sespan ke Angkatan Darat Inggris yang menggunakannya sebagai ambulans. Seiring berjalannya waktu produksi terhenti, karena pada 1960-an popularitas sespan/sidecars yang menurun. 

Watsonian memulai kebangkitannya di 1970-an yang berlanjut hingga hari ini. Menarik, Watsonian ternyata perusahaan yang membuat sespan yang dipakai di Hagrid's flying Royal Enfield dalam film Harry Potter and the Deathly Hallows, Part 1.

Meski penciptaannya terinsiprasi dari model lama, Watsonian mengklaim sespan model barunya punya desain yang modern dan lebih aerodinamis. Bodinya terbuat dari bahan fiberglass dan panel aluminium yang melekat pada rangka baja powder coated.

Fitur yang tersedia ada bagasi untuk menyimpan barang di bawah jok, pelek 16 inci powder coated, dibalut ban Bridgestone Trail Wing yang menonjol pada suspensi hidraulik, melengkapi tampilan.

Meskipun model contoh sespan baru Watsonian dipasangkan di Himalayan, tapi penggunaannya bisa plug and play alias modelnya universal bisa digunakan pada motor lain. Rencana penjualan akan dimulai pada musim semi berikutnya, dengan harga banderol harga USD5,120 atau sekitar Rp74 juta. Tertarik!


(UDA)