Klub dan Komunitas

Scooterist Purwakarta Belajar Agama

M. Bagus Rachmanto    •    Minggu, 01 Apr 2018 12:10 WIB
klub motor
Scooterist Purwakarta Belajar Agama
Kegiatan positif kopdar Scooterist Diajar Ngaji. Hanggi

Purwakarta: Para penggemar Vespa klasik yang tergabung dalam beberapa klub di Purwakarta, punya cara yang unik dalam mengubah kesan dunia bikers yang negatif, yaitu kopi darat (kopdar) alias kumpul bareng sekaligus mendalami ajaran agama.

Penilaian negatif masyarakat terhadap dunia bikers, membuat para penggemar Vespa dari beberapa klub di Purwakarta ini bergabung untuk menggelar Takbligh Akbar bertajuk 'Scooterist Diajar Ngaji', yang diselenggarakan di Theater Terbuka Universitas Pendidikan Indonesia kampus Purwakarta, Jawa Barat.

"Ide awalnya acara ini sederhana, kami ingin menjadi manusia yang baik. Makanya kami berfikir untuk  bersama-sama belajar agama yang kami anut," ungkap Penanggungjawab Scooterist Diajar Ngaji, Andi Agung Mappaclly, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/3/2018).

Pria yang akrab dipanggil Agung ini menjelaskan, melalui tema Diajar (belajar) Ngaji ini, kami sebagai manusia tidak hanya berhubungan dengan Tuhannya, tetapi juga akan berhubungan sesama manusia. 

"Nah makanya selain taat kepada Tuhan, manusia sebagai makhluk sosial juga harus membina hubungan baik dengan sesama manusia. Karena jika kami baik, maka kami pun akan berada di lingkungan yang baik," tambahnya.

Selain siraman rohani yang disampaikan oleh tokoh agama di Purwakarta, Takbligh Akbar juga dimeriahkan dengan acara menarik lainnya, yaitu pergelaran musik islami, juga kuis yang diberikan secara random kepada para penggemar Vespa, seperti hafalan doa sehari-hari. 

"Harapannya dengan suksesnya hajatan tersebut, para penggemar Vespa di Purwakarta bisa menjadi manusia yang taat dengan agamanya. Sekaligus menciptakan lingkungan yang baik di masyakarat," tutup Agung.


(UDA)