Berkah dari Scrambler untuk Ducati

Ainto Harry Budiawan    •    Selasa, 30 May 2017 08:25 WIB
motor baruducati
Berkah dari Scrambler untuk Ducati
Scrambler Classic dari Ducati. gearpatrol/ducati

Metrotvnews.com: Ketika melucurkan Scrambler Classic pada 2015, niat Ducati adalah menjaring calon pembeli potensial baru. Misi utama tunggangan 'murah meriah' itu adalah memperkenalkan Ducati kepada rider yang ingin bertahap naik kelas ke motor gede.

Tapi ternyata di dalam perjalanannya tidak demikian. Puluhan ribu unit Scrambler laris manis dalam waktu singkat di seluruh dunia. Kapasitas mesin kelas menengah, harga relatif terjangkau, ringan, mudah dimodifikasi dan model bergaya retro membuatnya cepat populer.

Maka jelas Scrambler yang merupakan sub-brand dari Ducati itu malah membuka trend baru bahkan segmen pasar baru. Para pembeli Scrambler adalah karakter berbeda sama sekali dibandingkan penggemar Diavel, Multistrada dan Monster yang mengusung mesin berkapasitas besar.



"Ketika kami pertama kali membawa Scrambler ke pasar, idenya adalah mempernalkan dunia Ducati kepada pasar yang lebih luas. Apa yang kami temukan adalah ketika orang-orang mulai masuk, mereka jatuh cinta kepada dunia Scrambler," kata CEO Ducati North America, Jason Chinnock.

Sejauh ini baru Ducati produsen sepeda motor yang membuat sub-brand. Membuat sub-brand adalah praktek lazim produsen mobil dalam mengembangkan varian baru lebih mewah berbasis model yang sudah ada. Sebut saja Lexus dari Toyota dan Range Rover dari Land Rover.

Bedanya bila produsen mobil membuat sub-brand yang ditujukan kepada konsumen baru di kelas atas melalui produk premium. Sebaliknya yang Ducati lakukan dengan Scrambler adalah merenggkuh pelanggan baru yang berada di bawah pelanggannya selamanya ini.



Ducati kini punya dua varian baru untuk Scrambler, yaitu Cafe Racer bagi penggemar kebut-kebutan di jalan raya dan Desert Sled untuk seru-seruan di medan light offroad. Pada saat yang sama produsen lain juga memperkenalkan kembali genre scrambler ke pasar, seperti Triumph dan BMW Motorrad.

Genre scrambler alias flat tracker bisa disebut SUV-nya sepeda motor. Lahir pada pertengahan tahun enam puluhan dari tangan modifikator dengan konsep sepeda motor jalan raya yang bisa digeber di jalur light offroad. Ciri khas utamanya adalah fork supension ber-travel panjang yang cocok untuk lompat-lompatan, tanki bahan bakar ukuran medium yang memudahkan pengendalian, fendek pendek, ban semi pacul, handle bar lebar dan knalpot tinggi agar tak terendam lumpur.

 


(LHE)