Industri Otomotif

Harley-Davidson Bangun Pabrik di Thailand

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 29 May 2017 12:39 WIB
harley-davidson
Harley-Davidson Bangun Pabrik di Thailand
Harley-Davidson bangun pabrik di Tahiland. Rideapart

Metrotvnews.com: Saat ini Harley-Davidson sedang membangun pabrik barunya di Thialand. Dilaporkan The New York Times, pembangunan pabrik baru ini untuk melayani permintaan luar negeri, terutama di kawasan Asia Tenggara.

Pabrik di Thailand diperkirakan akan mulai beroperasi akhir tahun depan, dengan dilengkapi fasilitas perakitan "complete knock down facility". Pabrik ini akan merakit komponen motor yang dikirim dari pabrik atau pemasok dari Amerika Serikat (AS).

"Dengan membangun pabrik perakitan ini, kita akan lebih dekat dengan konsumen di kawasan ini dan bisa lebih responsif dan kompetitif di kawasan Asia Tenggara. Apalagi ada prediksi untuk pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan," kata perusahaan dalam keterangan resminya.

Harley-Davidson mengatakan bahwa fasilitas baru tersebut tidak akan mempengaruhi pabrik di AS, dan sebaliknya akan mendukung penjualan di Cina dan Asia tenggara. Ini tidak terlepas dari wacana Harley-Davidson tentang keinginannya untuk membuat akun bisnis internasionalnya.

"Tidak ada niat untuk mengurangi manufaktur AS kita karena ekspansi ini. Manufaktur AS kami akan terus memasok untuk pasar di sana dan beberapa pasar global lainnya. "

Menurut keterangan resmi dari Harley-Davidson, jika pabrik ini sudah beroperasi, nantinya bakal ada sejumlah keuntungan yang bakal dirasakan konsumen. Motor Harley berpotensi lebih murah. Karena di beberapa negara tarif impor cukup mahal, termasuk di Thailand yang mencapai 60 persen.

Saat ini ada lima pabrik Harley-Davidson di Amerika Serikat, yang terletak di Wisconsin, Missouri, dan Pennsylvania. Selain itu, perusahaan juga mengelola pabrik perakitan di India dan Brasil yang mengandalkan suku cadang buatan Amerika. 

Sementara itu, United Steelworkers Union, yang mewakili pekerja di pabrik Wisconsin dan Missouri, telah meminta Harley-Davidson untuk membatalkan rencananya untuk membangun di Thailand.


(UDA)