Junior Mini Prix

Promotor JIPI Fokus Lakukan Pembibitan Pembalap

Ahmad Garuda    •    Selasa, 19 Dec 2017 08:55 WIB
balap motor
Promotor JIPI Fokus Lakukan Pembibitan Pembalap
Promotor event takkan campuri urusan penyediaan motor untuk balapan. medcom.id/Ahmad Garuda

Jakarta: Rencana penyelenggaraan balap Junior Mini Prix (JIPI) 2018, menyisakan pertanyaan kecil tentang motor mini atau pocket bike yang bakal digunakan. Menurut Managing Director Quickpro (Promotor Event), A Rezky Wijayanto kepada medcom.id, bahwa mereka bakal menunjuk dealer khusus untuk motor mini itu.

"Kami tidak akan mencampuri urusan bisnis untuk sekaligus menjual atau menyiapkan motor bagi para pembalap. Bagi tim atau perorangan yang ingin membeli motornya, kami sudah punya jaringan penjualannya. Jadi kalau mau beli beberapa unit secara bersamaan, mungkin harganya bisa lebih rendah lagi. Sebagai promotor event, kami akan fokus untuk pembinaan dan pembibitan pembalap," klaim Rezky.

Meski dari sisi bisnis ini cukup menjanjikan untuk berjualan motor yang bakal digunakan untuk balapan, namun lelaki bertubuh tegap ini mengaku tak ingin ambil pusing terhadap hal itu. Ia beranggapan, jangan sampai niat tulus mereka untuk melakukan pembibitan pembalap di Junior Mini Prix 2018 ternodai hasrat bisnis yang besar untuk jualan motor.

Tentang motor yang bakal digunakan dalam event ini, dikatakan hanya akan mengacu untuk 1 basis mesin saja yaitu mesin 50 cc. Namun akan ada pengembangan atau tune-up paket racing yang diberlakukan untuk membuatnya layak berlaga di ajang balap ini.

Sementara bagi mereka yang ingin menggunakan kapasitas cc yang lebih tinggi, bisa masuk di kelas free for all (FFA). Namun kelas ini tidak masuk dalam kategori kelas utama. Sifatnya lebih ke kelas pendukung atau eksebisi saja.

"Kami akan tetap fokus untuk pembalap di bawah 13 tahun. Karena ini adalah usia potensial untuk mencetak pembalap yang akan melangkah ke ajang balap dunia. Kalau di atas itu, kami masukkan ke kategori pembalap hobi atau supporting saja. Karena dari sisi usia sudah cukup tinggi. Meski tak menutup kemungkinan mereka juga punya peluang ke ajang balap dunia."

Rezky pun bertekad untuk melakukan kerja sama khusus dengan penyelenggara balapan di ajang Asia Talent Cup sebagai feeder untuk balap kejuaraan dunia MotoGP. Paling tidak lulusan dari ajang balap yang mereka gelar, bisa potong jalur dan tak melalui event nasional lagi seperti balap motor underbone yang menghilangkan feeling motor sport yang mereka dapat saat bermain di Junior Mini Prix.


(UDA)