Industri Otomotif

ZhongShen, Pabrikan Tiongkok yang Beli Desain Mesin Norton

Ainto Harry Budiawan    •    Jumat, 28 Jul 2017 15:40 WIB
industri otomotif
ZhongShen, Pabrikan Tiongkok yang Beli Desain Mesin Norton
Setiap mesin yang diproduksi, ZhongSen wajib membayar royalti. Paultan

Metrotvnews.com: Masyarakat Indonesia masih trauma dengan sepeda motor merek asal Cina. Medio 2000-an mereka merajalela, memenuhi jalanan Indonesia dengan menawarkan harga murah, tanpa memikirkan layanan purna jualnya.

Pabrikan motor itu kini sudah tak ada lagi, tapi ditanah kelahirannya di Cina sana, mereka terus berkembang. ZhongShen, salah satu pabrikan disana serius mengembangkan teknologi mesin motor, untuk memenuhi standar Euro4.

Tak main-main, mereka membeli desain dan lisensi mesin dari Norton untuk jangka waktu 20 tahun kedepan. Mesin yang dimaksud dikhususkan untuk mesin 650 cc dua silinder.

Tak disebutkan berapa biaya yang dikeluarkan ZhongSen untuk membeli lisensi dan desain mesin Norton, namun disebutkan mencapai jutaan dollar Amerika. Tak hanya itu, pabrikan Cina yang berbasis di Chongqing ini juga harus membayar royalti kepada Norton untuk setiap mesin yang diproduksi.

Pada 2016 lalu, ZhongSen memproduksi hingga empat juta unit mesin dengan berbagai kapasitas, serta mengklaim sebagai pabrikan yang mampu memproduksi lebih dari satu juta unit per tahun, dengan 18.000 orang karyawan.

"Ini bagus untuk mesin 650 cc kami, sekaligus menunjukkan pengalaman engineering yang kami miliki di Norton. Untuk ZhongSen, ini akan membantu mereka pada produk berkualitas dan pemenuhan standar emisi global," kata Stuart Garner, CEO Norton.


(UDA)