Regulasi Otomotif

Akhirnya, Perempuan Arab Bisa Bawa Motor dan Truk

Ahmad Garuda    •    Senin, 25 Dec 2017 16:35 WIB
regulasi otomotif
Akhirnya, Perempuan Arab Bisa Bawa Motor dan Truk
Juni 2018 bakal jadi sejarah kaum perempuan di Arab Saudi yang akhirnya dapat kebebasan untuk mengendarai motor, mobil dan truk. Motorcycle

Arab Saudi: Kabar menyegarkan tentang perempuan di Arab Saudi yang akhirnya mendapat izin dari kerajaan di sana untuk berkendara mobil, sudah diumumkan September 2017. Pengumuman ini disampaikan langsung Raja Arab, yaitu King Salman. Namun selain bawa mobil, aturan baru dikeluarkan untuk lisensi berkendara motor dan truk.

Tentunya ini adalah kabar yang sangat baik bagi kaum hawa di negeri tersebut. Mengingat pergerakan perempuan di sana memang sangat dibatasi dan diatur sepenuhnya oleh lelaki, termasuk tentang bepergian menggunakan kendaraan.

Direktorat Lalu Lintas Arab Saudi, menegaskan bahwa mereka memberikan kebebasan kepada kaum perempuan untuk berkendara sendiri menggunakan mobil, motor dan truk karena memang kondisi sudah berubah.

"Ya kami memberikan kebebasan terhadap kaum perempuan untuk bisa berkendara mobil, motor dan truk untuk memberikan kesetaraan dengan kaum laki-laki untuk urusan transportasi. Tak akan ada perbedaan khusus di lisensi berkendara mereka," jelas pernyataan dari lembaga lalu lintas resmi di negara Timur Tengah itu.

Regulasi yang akhirnya dikeluarkan pemerintah Arab ini, juga tak terlepas dari tuntutan para aktivis perempuan di sana tentang kesetaraan dalam hal perlakuan kebutuhan bertransportasi. Bahkan banyak aktivis ini yang harus mencicipi jeruji besi karena secara frontal menentang peraturan pelarangan berkendara bagi kaum perempuan.

Aturan tersebut bakal berlaku mulai musim panas nanti yaitu sekitar awal Juni 2018 dan bakal menjadi penanda satu sejarah otomotif di Arab Saudi.Arab Saudi: Kabar menyegarkan tentang perempuan di Arab Saudi yang akhirnya mendapat izin dari kerajaan di sana untuk berkendara mobil, sudah diumumkan September 2017. Pengumuman ini disampaikan langsung Raja Arab, yaitu King Salman. Namun selain bawa mobil, aturan baru dikeluarkan untuk lisensi berkendara motor dan truk.

Tentunya ini adalah kabar yang sangat baik bagi kaum hawa di negeri tersebut. Mengingat pergerakan perempuan di sana memang sangat dibatasi dan diatur sepenuhnya oleh lelaki, termasuk tentang bepergian menggunakan kendaraan.

Direktorat Lalu Lintas Arab Saudi, menegaskan bahwa mereka memberikan kebebasan kepada kaum perempuan untuk berkendara sendiri menggunakan mobil, motor dan truk karena memang kondisi sudah berubah.

"Ya kami memberikan kebebasan terhadap kaum perempuan untuk bisa berkendara mobil, motor dan truk untuk memberikan kesetaraan dengan kaum laki-laki untuk urusan transportasi. Tak akan ada perbedaan khusus di lisensi berkendara mereka," jelas pernyataan dari lembaga lalu lintas resmi di negara Timur Tengah itu.

Regulasi yang akhirnya dikeluarkan pemerintah Arab ini, juga tak terlepas dari tuntutan para aktivis perempuan di sana tentang kesetaraan dalam hal perlakuan kebutuhan bertransportasi. Bahkan banyak aktivis ini yang harus mencicipi jeruji besi karena secara frontal menentang peraturan pelarangan berkendara bagi kaum perempuan.

Aturan tersebut bakal berlaku mulai musim panas nanti yaitu sekitar awal Juni 2018 dan bakal menjadi penanda satu sejarah otomotif di Arab Saudi.


(UDA)