World Supersport 300

Regulasi Berubah, Kawasaki dan KTM Masih Rajai WSSP300

Ahmad Garuda    •    Sabtu, 21 Apr 2018 11:35 WIB
balap motorpembalap nasionalimanuel pratna
Regulasi Berubah, Kawasaki dan KTM Masih Rajai WSSP300
KTM dan Kawasaki masih dominan, meskiada perubahan regulasi terutama pembatasan limiter putaran mesin. Dorna WSBK

Assen: Regulasi balap World Supersport 300 menjelang putaran kedua yang berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, mengalami sedikit penyesuaian. Terutama soal pembatasan putaran mesin. Sementara untuk bobot motor, hanya Honda CBR500R saja yang mengalami perubahan.

Perubahan yang dilakukan pihak regulator ini, lebih karena banyaknya protes yang diajukan para peserta. Terutama soal ketidakseimbangan regulasi yang menguntungkan pengendara Kawasaki dan KTM yang punya spek mesin 400 cc dan 390 cc.

Hal ini terjadi karena selisih lap time antara Kawasaki dan KTM dengan para pembalap Yamaha cukup jomplang. Bisa mencapai 7 detik per lap di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol akhir pekan lalu. Padahal faktanya, tahun lalu justru Yamaha yang mengusung mesin berkapasitas 321 cc, justru tampil dominan.

Tahun ini, Kawasaki tak lagi meneruskan produksi Ninja 300, sehingga mereka menggunakan versi 400 cc, Tentunya dengan pola adaptasi regulasi yang baru. Namun ternyata itu tak cukup, lantaran motor ini memang sangat kompetitif dan performanya jauh dari para pembalap Yamaha. Satu-satunya yang mampu memberikan perlawanan adalah KTM itu sendiri.

"Kami masih berupaya memberikan yang terbaik karena untuk melakukan riset terhadap ECU yang baru, tidak sempat untuk race di Assen, Belanda. Sementara tim-tim Yamaha lainnya yang bisa tampil kencang, justru sudah melakukan riset dari awal. Tentunya ini tidak mudah, namun semoga kami bisa sambil jalan sambil mencari solusi terbaiknya," ungkap juru bicara tim Terra e Moto melalui pesan singkatnya.

Pembalap kebanggaan bangsa yaitu Imanuel Putra Pratna yang bernaung di tim tersebut juga belum bisa memaksimalkan performanya. Ia masih menggunakan paket motor yang sama seperti di seri pertama WSSP300 di Aragon.

Tapi pembalap asal DKI Jakarta itu cukup optimis bisa tampil bagus di sesi race nantinya.


(UDA)