Komponen Aftermarket

Opsi Suspensi Motor 250 cc, Gaya Jadi Alasan Utama

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 18 Dec 2017 10:22 WIB
komponen aftermarket
Opsi Suspensi Motor 250 cc, Gaya Jadi Alasan Utama
Suspensi aftermarket yang dijual rata-rata sudah model tabung terpisah. R3 Forums

Jakarta: Selain knalpot, komponen motor yang kerap diganti dengan merek aftermarket adalah suspensi. Alasannya, suspensi bawaan motor kadang dianggap terlalu keras, atau terlalu empuk.

Merek aftermarket ini rata-rata bisa diatur sistem peredamannya, seperti pengaturan preload, rebound dan compression. Selain itu tampilan yang lebih keren jadi alasan lain kenapa suspensi aftermarket diburu.

Angga Kurniawan dari Anjany Racing yang kerap menjadi bengkel rujukan pengguna motor sport 250 cc pun mengakui hal tersebut. Suspensi jadi item yang banyak dicari konsumen.

"Kalau saya sedia merek RPM dan Ohlins, harganya bervariasi, seperti RPM ada di angka Rp4 jutaan, lalu Ohlins diangka Rp8,5 jutaan," katanya.

Anjany menanbahkan, keseluruhan suspensi itu hanya untuk suspensi belakang. "Semuanya sudah model tabung, jadi terlihat lebih gagah," lanjutnya.

Model seperti inilah yang justur jadi banyak alasan banyak yang ganti. "Mereka (konsumen) tidak pikirkan fungsi, yang penting gaya," jelasnya.

Suspensi ini selain untuk penggunaann harian, juga untuk digunakan saat track day di sirkuit. Dengan fitur setingan yang bisa diubah, pengguna bisa menyesuaikan dengan kondisi lintasan.


(UDA)