Klub Motor

Kampanye Safety Riding SSFC Depok, Sasar Kaum Hawa

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 30 Nov 2017 13:18 WIB
klub motor
Kampanye Safety Riding SSFC Depok, Sasar Kaum Hawa
Kampanye bahaya berkendara di bawah umur dan sosialisasi layanan gawat darurat 119. SSFC

Depok: Penggiat Safety Riding Indonesia, Edo Rusyanto mengungkapkan, Indonesia kini berada dalam zona darurat safety riding. Menurutnya penegakan disiplin lalu lintas harus terus digaungkan, dan kaum hawa dianggap punya andil besar dalam menularkan etika, kesopanan, hingga pemahaman keselamatan di jalan, yang diharap bisa mereka ajarkan sejak dini kepada anak, bahkan cucu mereka.
 
Atas dasar itu, kampanye safety riding yang digelar komunitas sepeda motor Suzuki Satria F150 Club (SSFC) Depok bersama Komunitas Perempuan Peduli Depok (KPPD), pada pekan lalu, menyasar kaum perempuan sebagai audiens utama di kegiatan mereka. 

"Perempuan harus dijadikan tiang pertama, imfluencer dalam memberikan pendidikan safety riding dalam keluarga dan lingkungan mereka," ujar pembina SSFC Depok, Herry Bontot, dalam keterangan tertulisnya.

Sekitar 100 anggota KPPD yang mengikuti kegiatan ini mendapat pengetahuan tentang keselamatan di jalan, yang disampaikan oleh instruktur safety riding Suzuki Indonesia, Yogie Baskoro bersama Kasubnit Dikyasa Satlantas Porles Depok, Ipda Purwanto. 

Selain itu, para peserta juga beritahu tentang pentingnya menggunakan safety gear atau perlengkapan keselamatan, bahaya menggunakan ponsel saat berkendara, kemudian agar membonceng tidak lebih dari dua orang dan selalu membawa dokumen kendaraan. 
 
Ketua Umum SSFC, Hendy Ambriansyah mengatakan, hasil survey yang mereka lakukan di dua sekolah menengah atas (SMA) di wilayah Depok, menemukan banyak siswa yang membawa sepeda motor ke sekolahnya namun belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). "Ironis sekali padahal mengendarai sepeda motor tanpa SIM adalah pelanggaran. Pemahaman siswa terhaap safety riding juga minim."
 
"Para peserta sepakat untuk tidak membiar anak anak mereka berkendara sebelum berumur 17 tahun. Kami juga berusaha memviralkan tentang layanan 119, nomor penting yang pertama kali dihubungi saat terjadi kecelakaan," tambah Herry Bontot.
 
Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan implementasi program Safety Campaign Award (SCA) 2017. SSFC merupakan salah satu dari 10 finalis yang terpilih dalam SCA, dengan mempresentasikan programnya yang bertajuk 'Bahaya Berkendara di Bawah Umur dan Sosialisasi Layanan Gawat Darurat 119'.
 


(UDA)