World Supersport 300 Spanyol

Cerita Seru di Balik Kemenangan Galang di WSS300 Jerez

Ahmad Garuda    •    Jumat, 27 Oct 2017 18:27 WIB
balap motorpembalap nasionalgalang hendra
Cerita Seru di Balik Kemenangan Galang di WSS300 Jerez
Cerita seru dibalik kemenangan Galang Hendra Pratama di WSS300 Jerez, Spanyol. Yamaha

Metrotvnews.com, Jakarta: Kemenangan Galang Hendra Pratama masih terus menjadi topik perbincangan para pembalap pemula di ajang balap dunia. Wajar, lantaran pembalap muda asal Yogyakarta itu, hanya berstatus sebagai pembalap wildcard dan langsung meraih kemenangan.

Namun yang paling seru ada proses pencapaian kemenangan yang berjalan sejak pertama kali Ia balapan di ajang tersebut. Yaitu di seri wildcard World Supersport 300 Portugal. Saat itu Ia gagal memaksimalkan performa motornya karena masalah teknis.

Quick Shifter Bermasalah
Performa Galang mulai dari saat Ia mengawali sesi latihan pertama sudah memberikan keyakinan kepada tim balap yang menaunginya, Motoxracing. Sayangnya, di sesi race Galang malah dirundung masalah teknis berupa quick shifter yang dihomologasi FIM (badan balap motor tertinggi dunia) malah bermasalah.

"Padahal di sesi latihan hingga superpole Ia punya performa sangat bagus. Lebih mencengangkan lagi, karena di sesi latihan kedua, Ia bisa tetap tampil dengan performa terbaik menggunakan used tyre alias ban bekas. Hingga sesi superpole pun Ia tampil bagus di Sirkuit Portimao," klaim Manager Motor Sports PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Kadek Suma Adnyana Putra.

Suma melanjutkan bahwa tim Motoxracing yang sangat optimis dengan performa Galang di Portimao, pun harus kandas karena masalah tersebut. Padahal mereka melihat pembalap berusia 18 tahun itu punya kesempatan besar meraih hasil bagus.

Kesempatan Kedua dari Motoxracing

Masalah teknis yang menimpa Galang Hendra di Portugal, turut membuat Yamaha Eropa merasa sangat bersalah. Mereka pun memberikan kesempatan kedua bagi Galang untuk tampil sebagai wild card di WSS300 Jerez (22/10/2017).

Tak jauh berbeda dengan adaptasi yang Ia lakukan Portimao, di Jerez pun Ia sangat cepat membaca karakter lintasan. Sehingga saat melakukan sesi latihan hingga sesi superpole, tak ada masalah berarti dan Ia mampu start di urutan keenam.

Gaya Balap 'Asian Style'

Salah satu hal yang membuatnya bisa meraih kemenangan adalah karena saat berlangsungnya balapan Ia pasang strategi untuk tetap fokus. Ia tak tergesa-gesa menyusul lawan dan menggunakan momentum terakhir untuk meraih hasil terbaik. Dan itu Ia buktikan dengan pencapaian kemenangan setelah keluar dari tikungan terakhir.

"Saat balapan, semuanya tidak mudah. Pembalap Eropa yang berada di barisan terdepan ini terbilang cukup agresif sampai terjadi pepet-pepetan antar pembalap. Tapi saya tetap tenang, dan menggunakan gaya Asian style saat balapan berlangsung. Momentum selepas tikungan terakhir itulah kunci kemenanganku setelah berhasil curi angin," cerita Galang.

Didukung Presdir Yamaha Indonesia

Bagian yang juga tidak terduga adalah business trip yang dilakukan Minoru Morimoto ke Eropa, ternyata bersamaan dengan hari terakhir tripnya di Spanyol. Ia pun langsung menuju ke Jerez dan melihat langsung bagaimana Galang bertarung meraih kemenangan.

"Jadi ini benar-benar kebetulan yang sangat indah. Saya sedang melakukan perjalanan dinas ke Eropa dan berkesempatan mampir melihat langsung bagaimana Galang beraksi. Ia menggunakan nomor balap 55, entah kebetulan atau tidak, tapi saat saya masih aktif di dunia balapan, saya juga menggunakan nomor tersebut," sambut Morimoto San.

Berlatih Simulasi Playstation
Melihat bagaimana caranya beradaptasi dengan karakter sirkuti begitu cepat padahal ini adalah balapan pertamanya di sana, Galang malah mengatakan bahwa Ia hanya berlatih melalui konsol Playstation. Menggunakan mode simulasi dan juga simulator motor yang melatih mempercepat adaptasinya.

"Jujur saja, saya kalau latihan di Playstation menggunakan simulator motor, Sirkuit Jerez selalu jadi tempat favoritku. Kalau dihitung-hitung, sebelum balapan sebenarnya di sana, saya sudah berlatih di sirkuit ini hampir setiap hari. Kalau dihitung-hitung, jumlah lap yang saya tempuh di sana pun bisa lebih dari 1.000 lap. Makanya saya tak begitu kesulitan ketika beradaptasi di dunia nyata," pungkas Galang.

Tapi tentunya ini masih awal, Yamaha Indonesia dan Yamaha Eropa sepertinya sudah sepakat memberikan kesempatan kepada Galang untuk tampil full musim di WSS300. Galang juga sudah menegaskan kesiapannya untuk ikut balapan tersebut secara full musim. Meski harus tinggal di Eropa.


(UDA)