Komponen Otomotif

Gara-Gara Akrapovic Palsu, Distributor Indonesia Kena Teguran

Ekawan Raharja    •    Sabtu, 17 Feb 2018 18:34 WIB
motor barukomponen otomotifhonda motor
Gara-Gara Akrapovic Palsu, Distributor Indonesia Kena Teguran
Knalpot Akrapovic palsu ini, membuat distributor Akrapovic di Indonesia kena teguran. medcom.id/Ekawan Raharja

Jakarta: Kasus penggunaan knalpot Akrapovic palsu di All New Honda PCX versi modifikasi yang bersamaan dengan proses peluncurannya, ternyata sudah sampai ke Akrapovic di Slovenia. Akibatnya, Sphinx Motorsports sebagai distributor di Indonesia dikenakan teguran.

Owner Sphinx Motorsport, Budiman Terianto sebagai authorized distributor Akrapovic di Indonesia, menjelaskan banyak konsumen mereka yang menanyakan mengenai knalpot yang digunakan tersebut. Bahkan ada konsumen Indonesia yang langsung menanyakannya kepada Akrapovic yang ada di Slovenia.

"Kami langsung dapat teguran dari Akrapovic Slovenia. Makanya kami memberikan pernyataan dan konfirmasi untuk publik melalui laman sosial media," ujar Budiman melalui pesan singkatnya Sabtu (17/2/2018).

Lantaran hal tersebut, Sphinx Motorsport akhirnya buka suara melalui akun resmi mereka di Facebook. Intinya menjelaskan, kalau produk yang digunakan motor yang diluncurkan PT Astra Honda Motor itu, bukan produk Akrapovic.

"Bagaimana kalau kita balik, saya launching produk baru pakai motor dari Cina namun dengan emblem Honda? itu merupakan hal yang tidak baik," sambungnya.

Sphinx Motorsport hingga saat ini belum melakukan kontak dengan AHM. Nantinya kasus ini akan ditangani langsung oleh Akrapovic pusat.

"Harapan saya cuma tidak membohongi publik dan merusak citra produk tertentu dengan pemalsuan. Walaupun sifatnya modifikasi yang dipercayakan kepada pihak ketiga, tapi Honda seharusnya mengerti untuk hak paten nama dan pemalsuan seperti ini," tutup Budiman.

Kasus ini pun menjadi sangat viral dan banyak yang sontak meragukan quality check di perusahaan dengan penjualan motor terbesar di Indonesia itu. Kini tinggal menunggu, langkah-langkah apa yang akan diambil Akrapovic untuk menangani masalah ini.


(UDA)