Komparasi Motor

Adu Spek Trail 150cc, CRF150L VS KLX 150BF

Ainto Harry Budiawan    •    Rabu, 15 Nov 2017 14:05 WIB
komparasi motor
Adu Spek Trail 150cc, CRF150L VS KLX 150BF
Honda CRF150L menemani Kawasaki KLX 150BF. Dok. MTVN

Jakarta: Kehadiran Honda CRF150L tentu jadi pilihan  baru untuk motor trail 150cc. Sebelumnya hanya ada Kawasaki yang mengandalkan KLX 150 di segmen ini.

Jelas kehadiran CRF150L akan mengusik ketenangan gacoan Kawasaki. Apalagi Honda cukup percaya diri motor ini akan diterima masyarakat dengan baik.

Tentu ada plus minus antara kedua produk tersebut, lantas siapa yang unggul berdasarkan spesifikasi di atas kertas? Simak ulasannya.

Desain
CRF150L mengusung desain dar CRF Series, yang dikenal sebagai motor offroad andalan Honda. Salah satu kepraktisan adalah sepakbor belakang yang bisa dilepas dudukan platnya saja, atau seluruhnya dengan model knock down.

Sedangkan KLX 150BF punya desain yang kalem namun terlihat tangguh. Desain memang selera, tapi kepraktisan yang ditawarkan CRF150L unggul, karena pemilik tak perlu memodifikasi buritannya untuk beraktifitas di medan offroad ekstrim.

Tapi KLX 150 Series unggul dalam jumlah varian dan pilihan warna yang lebih atraktif. Ada KLX 150 standar, KLX 150BF, KLX 150BF SE, KLX 150BF SE Extreme dan New KLX yang khusus penggunaan offroad.

Dimensi
CRF150L Dimensinya 2.119 mm x 793 mm x 1.153 mm (PxLxT), dengan sumbu roda 1.375 mm, ground clearance 285mm dan tinggi tempat duduk 869 mm. Berat kosong 122 kilogram dan tangki BBM 7,2 liter.

KLX 150BF punya ukuran 2.070mm x 825mm x 1.155mm (PxLxT), sumbu roda 1.340mm, ground clearance 295mm, berat 118 kilogram dan tangki BBM 6,9 liter.

Secara bobot KLX 150BF unggul, namun tangki BBM yang lebih besar akan lebih berguna untuk dipakai blusukan keluar masuk hutan, terlebih jika motor digunakan untuk offroad ekstrim seperti trabas.

Fitur
Honda punya spidometer digital, dan penunjuk bahan bakar digital. Sementara KLX 150BF masih model analog. Namun keduanya punya spidometer berpenampilan sederhana.

Kedua motor sudah dimodali rem cakram dikedua roda, uniknya tepian cakram dibuat bergelombang. Lalu suspensi depan sama-sama upside down, dan monosok untuk belakang.

Mesin
Jagoan Honda bermesin 149,15 cc paduan piston 57,3 mm dan stroke 57,8 mm. Rasio kompresi 9,5:1 dengan pasokan bahan bakar injeksi PGM-FI. Tenaga puncaknya 12,7 Hp @8.000 rpm, torsi 12,43 Nm.

Untuk KLX 150BF, berkapasitas 144cc, SOHC, 2 klep dengan tenaga 11,8 Hp @8.000 rpm dan torsi 11,3 Nm @6.500 rpm. Honda unggul soal tenaga dan torsi disini.

Untuk injeksi dan karburator, Honda beralasan sistem injeksi lebih aman dari perubahan suhu, sehingga performa motor tetap stabil dibanding karburator. Sedangkan Kawasaki memilih karburator agar memudahkan konsumen dalam perbaikan.

Harga
Honda membanderol CRF150L Rp31,8 juta dan Kawasaki melabeli KLX 150BF Rp32,8 juta (OTR Jakarta). KLX 150 Series sendiri berbanderol mulai dari Rp29,1 juta hingga Rp35,9 juta karena variannya yang lebih banyak.

Kesimpulan
Model baru memang lebih menarik apalagi punya sejumlah keunggulan dari pemain lama. Namun pemain lama tentu sudah punya bukti durabilitas mesin dan sasis. Di sisi lain, pilihan komponen aftermarket pun sangat banyak.


(UDA)