Teknologi Otomotif

Bosch Kembangkan Alat Komunikasi Antara Mobil dan Motor

Ainto Harry Budiawan    •    Sabtu, 27 May 2017 10:10 WIB
bosch
Bosch Kembangkan Alat Komunikasi Antara Mobil dan Motor
Alat ini mampu menginformasikan posisi, kecepatan, arah agar pengendara lebih waspada. Bosch

Metrotvnews.com: Pengendara sepeda motor adalah pengguna jalan yang paling berisiko di jalan raya. 18 kali lebih berisiko meninggal dalam kecelakaan dari pada pengemudi mobil. Di Jerman tahun lalu ada 30.000 kecelakaan motor, dan 600 di antaranya sebabkan kematian.

Salah satu alasan utamanya adalah pengendara sepeda motor seringkali terabaikan di tengah lalu lintas, baik di persimpangan maupun saat sedang melaju. Bentuknya yang kecil dan mudah menyelinap membuat motor terkadang tak terlihat.

Bersama Autotalks, Cohda Wireless, dan Ducati, Bosch telah mengembangkan sebuah purwarupa solusi cerdas. Mereka membuat alat komunikasi antara mobil dan motor, sehingga mampu mencegah terjadinya kecelakaan di jalanan.

"Kami membuat sepeda motor dan mobil untuk dapat saling berbicara, sehingga menciptakan perisai pelindung digital untuk pengendara,” kata Dr. Dirk Hoheisel, anggota dewan manajemen Bosch dalam keterangan resminya.

Dari hasil studi, komunikasi antara motor dan mobil dapat mencegah hampir sepertiga kecelakaan motor. "Dengan menghubungkan sepeda motor dengan mobil, kami membawa keselamatan ke tingkat yang lebih lanjut,” ujar Hoheisel.

Cara kerjanya, kendaraan dalam radius beberapa ratus meter saling bertukar informasi jenis kendaraan, kecepatan, posisi, dan arah. Jauh sebelum pengemudi atau sensor kendaraan melihat kemunculan motor, teknologi ini akan memberi tahu ada motor yang mendekat.

Kemudian saat motor hendak mendahului mobil, kerap berada dalam posisi blind spot. Alat ini juga bekerja memberi peringatan dan suara akan posisi motor. Mirip sensor blind spot yang terpasang di mobil modern, namun dengan membaca arah dan posisi motor dari jarak beberapa ratus meter, teknologi ini jelas lebih maju.


(UDA)