Industri Otomotif

Sektor Ekspor Jadi Angin Segar Industri Sepeda Motor Indonesia

Ekawan Raharja    •    Senin, 17 Oct 2016 12:21 WIB
industri otomotif
Sektor Ekspor Jadi Angin Segar Industri Sepeda Motor Indonesia
Angka penjualan sepeda motor Indonesia sudah mencapai 4,5 juta unit. Doc MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Industri sepeda motor Indonesia per September 2016 sudah di angka 4.563.011 unit. Di tengah kondisi ekonomi yang sedang landai, sektor ekspor memberikan dorongan yang cukup baik untuk mencapai target 6 juta unit sepeda motor sepanjang 2016.

Menurut Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala, penjualan selama September 2016 berkisar 570 ribu unit. Angka itu meningkat 7-8 persen dibanding catatan Agustus 2016. Namun jika dilihat secara year on year, masih ada penurunan hingga 9 persen dibandingkan 2015.

"Semoga tercapai hingga 6 juta unit. Kalau dilihat angka per September potensi mendekati 6 juta sangat besar," ujar Sigit Kumala. 

Dilihat dari data penjualan, Honda memimpin dengan pangsa pasar sebesar 70,50 persen. Disusul oleh Yamaha sebesar 25,87 persen, Kawasaki sebesar 1,79 persen, Suzuki dengan 1,47 persen, dan TVS dengan 0,38 persen.

"Pasar ekspor meningkat terus jika melihat dari produksi pasar. Naik 500 persen sejak 2014," tambah Ketua Umum AISI, Gunadi Sindhuwinata.

Sementara itu, angka ekspor industri sepeda motor Indonesia per September 2016 mencapai 211.614 unit. Yamaha menjadi pengekspor terbanyak dengan pangsa pasar 59,77 persen. Lalu ada Honda dengan 20,14 persen, Suzuki dengan 9.92 persen, TVS dengan 7,47 persen, dan terakhir Kawasaki dengan 2,70 persen.

"Motor berkapasitas kecil saat ini menjadi tren global. Negara-negara maju pakai motor besar untuk touring atau kegiatan lainnya. Tapi untuk kegiatan yang lebih rasional mereka pakai yang berkapasitas di bawah 250 cc. Motor itu untuk kegiatan yang berada di sekitar rumah atau ke pasar," bebernya


(HIL)