Safety Riding

Bawa Barang Berlebih Bikin Sepeda Motor Tidak Stabil

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 22 Aug 2017 09:38 WIB
safety riding
Bawa Barang Berlebih Bikin Sepeda Motor Tidak Stabil
Bawa barang muatan berlebih bahayakan keselamatan berkendara. MTVN/M. Bagus Rachmanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Konsumsi bahan bakar yang irit dan bisa menerobos kemacetan, salah satu faktor yang membuat masyarakat Indonesia memilih dan mengandalkan sepeda motor sebagai sarana transportasi sehari-hari. Bukan hanya untuk membawa penumpang, tapi juga digunakan membawa barang.

Penggunaan sepeda motor diatur dalam pasal 137 ayat (2) dan (3) undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. "Angkutan orang yang menggunakan kendaraan bermotor berupa sepeda motor, mobil penumpang, atau bus. Angkutan barang dengan kendaraan bermotor wajib menggunakan mobil barang."

Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Bayu Pratama menjelaskan, bahwa pengendara sepeda motor masih diperbolehkan membawa barang. Menurutnya pihak kepolisian masih memberikan kelonggaran soal angkutan barang di motor, karena termasuk ke dalam etika berkendara.

Namun dalam prakteknya banyak pengendara yang membawa barang bawaannya secara belebihan, bahkan tidak memperdulikan keselamatan berkendara. Baik bagi diri sendiri maupun pengendara yang lain. Meskipun secara jelas pihak kepolisian membatasi barang bawaan yang bisa dibawa oleh sepeda motor.

Untuk dimensi dan lebarnya tidak boleh lebih lebar dari setang motor, sementara  tinggi tidak boleh lebih dari pundak pengendara.

"Kalau membawa barang bawaan lebih dari itu bisa membuat handling motor saat berkendara akan berkurang. Juga bisa menyebabkan perpindahan pusat grafitasi kendaraan (center of gravity) dan bisa bikin sepeda motor menjadi tidak stabil," tutup Bayu.


(UDA)