Komponen Aftermarket

Canggih, Robot jadi Tester Knalpot Akrapovic

Ainto Harry Budiawan    •    Kamis, 16 Aug 2018 10:56 WIB
komponen aftermarket
Canggih, Robot jadi <i>Tester</i> Knalpot Akrapovic
Robot menguji motor hingga ribuan kilometer. Visordown

Ivancna Gorica: Siapa yang tak kenal mereka knalpot satu ini? Untuk penggemar otomotif tetu sudah tak asing lagi. Merek satu ini banyak dipakai pada ajang balap dunia, mulai dari MotoGP, WSBK hingga Dakar Rally.

Harga knalpot asal Slovenia ini juga termasuk tinggi, di Indonesia saja cuma silincer bisa tembus puluhan juta. Belum lagi jika knalpot yang dibeli menggunakan bahan titanium, harganya bisa menggila lagi.

Selain kualitas yang sudah teruji, mereka terus meningkatkan sistem pengembangan pelepas gas buangnya. Yang terbaru, mereka menggunakan robot manusia, sebagai tester untuk knalpot yang sedang dikembangkan.

Pada tes daya tahan, motor yang terpasang knalpot Akrapovic akan melaju di atas mesin dyno, dengan hitungan mencapai ribuan kilometer. Dengan robot, tugas ini bisa berjalan tanpa harus berganti-gantian dengan tester lain jika masih dilakukan manusia.

Pada pengujian daya tahan itu, komputer akan mengontrol semuanya. Mulai dari buka-tutup gas hingga penggantian transmisi. Jadi seolah-olah motor ini sedang digunakan di jalanan.

Di markasnya, brand satu ini membangun ruangan khusus untuk pengujian calon produk barunya. Yang diukur adalah peningkatan tenaga, suhu, tekanan balik hingga suara. Saat pengujian motor juga tidak perlu berhenti untuk mengisi bahan bakar.

Sistem ini terbilang paling canggih diantara produsen knalpot kelas atas. Bahkan macam Termignoni pun belum memanfaatkan teknologi robotic, sebagai tester untuk pengembangan knalpotnya.


(UDA)