Tips Knowledge

Tertib di Jalan, Perkecil Kecelakaan Pemudik Motor

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 01 Jun 2018 07:09 WIB
tips knowledge
Tertib di Jalan, Perkecil Kecelakaan Pemudik Motor
Mudik pakai sepeda wajib tertib dan jangan membawa barang muatan berlebihan. Dok. MI

Jakarta: Alasan keselamatan, itulah alasan utama pemerintah melarang mudik menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor. Karena setiap tahunnya pemudik sepeda motor disebut menyumbang korban terbanyak di jalanan, dan yang menjadi penyebab kecelakaan adalah kelelahan atau mengantuk.

Meski begitu, bagi sebagian orang yang ingin tetap melakukan mudik menggunakan sepeda motor, ada baiknya jika mempersiapkan kondisi fisik dan kondisi motor yang prima, guna mengantisipasi dan meminimalisir kecelakaan di jalan.

Hal paling penting menurut menurut Chief of Trainer Rifat Drive Labs (RDL), Herry Wahyudi, mudik menggunakan sepeda motor adalah soal ketertiban dan kondisi fisik kendaraan. Sepeda motor idealnya hanya ditumpangi dua orang, dan jangan membawa barang muatan berlebihan. 

Pemudik harus mengetahui hal itu. Kemudian mengenai limit stamina, bagi pemudik motor berkisar 2-3 jam perjalanan. Setelah melakukan perjalanan konstan selama 2-3 jam, pemudik harus beristirahat untuk memulihkan stamina. "Beristirahatlah setiap dua jam sekali selama perjalanan selama 10-15 menit untuk menyegarkan energi."

Terlepas dari persiapan kondisi fisik, penting juga menjaga kondisi sepeda motor. Bicara masalah persiapan kodisi motor, perlakuan motor keluaran tahun lama dan baru tidak jauh berbeda.

Agar tidak terjadi masalah saat mudik nanti, penting memastikan komponen serta kelengkapan motor tidak mengalami masalah seperti rem utama, klakson, kedalaman alur ban, kemampuan pancar cahaya lampu utama dan akurasi speedometer. Sehingga calon pengendara nantinya bisa lebih aman ketika berada diperjalanan menuju ke kampung halaman.


(UDA)