Balap Motor

Ali Adrian Penuhi Target 10 Besar di WorldSS300 Inggris

Ahmad Garuda    •    Senin, 29 May 2017 16:09 WIB
balap motor
Ali Adrian Penuhi Target 10 Besar di WorldSS300 Inggris
Ali Adrian sukses penuhi target di WorldSS300 yang berlangsung di Sirkuit Donington Park. PART

Metrotvnews.com, Inggris: Pembalap muda Indonesia, Ali Adriansyah Rusmiputro, kembali berhasil meraih poin di Kejuaraan World Supersport 300 (WorldSS300) putaran keempat. Balapan yang berlangsung di Sirkuit Donington Park, Inggris pada Minggu (28/5/2017) kemarin, membuahkan hasil manis bagi Ali yang mampu capai targetnya.

Ali yang tergabung dalam Pertamina Almeria Racing Team, memperoleh tambahan 8 poin setelah berhasil finish di posisi ke-8 dari 36 pembalap. Dengan tambahan poin tersebut, sementara total poin yang sudah dikumpulkan Adrian adalah 10 poin.

“Allhamdulillah, race ini berjalan sesuai dengan prediksi. Saya berhasil finish di 10 besar, yaitu pada posisi ke-8,” kata Adrian. “Ini adalah hasil terbaik selama saya mengikuti WorldSS300 dan ini semua adalah hasil kerja keras seluruh tim,” girang Ali.

Dalam sesi latihan bebas pertama, catatan waktu Adrian cukup baik yaitu 1 menit 47.444 detik dan menempati urutan ke-13. Tetapi Adrian belum puas, dia ingin memperbaiki catatan waktunya, sehingga tim mekanik melakukan beberapa perubahan pada setting-an motornya.

Sayangnya, perubahan tersebut tidak memberikan hasil seperti yang diharapkan. Saat latihan bebas kedua catatan waktunya menurun menjadi 1 menit 48.406 detik dan berada di posisi ke 22.

Saat kembali menggunakan set-up motor seperti latihan bebas pertama, Ali menorehkan waktu terbaiknya yaitu 1 menit 47.293 detik dan berada di urutan ke-3 di grup Superpole 1. Artinya Ia start di urutan ke-13 saat balapan berlangsung dan itu adalah posisi start terbaik selama Adrian berlaga di Ajang World Supersport 300.

“Saya dan tim mekanik telah bekerja keras membangun motor Adrian agar lebih baik, saat balapan nanti saya yakin Adrian lebih siap dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat,” pungkas pelatih pribadi Ali yaitu Maturana sesaat setelah sesi kualifikasi selesai.

“Sejak awal start saya berusaha bisa bergabung dengan grup pembalap di depan, saya berusaha untuk membiasakan diri bertarung dengan pembalapdi depan. Hasilnya saya bisa mengikuti cara main mereka, walaupun dalam sebuah perlombaan pasti ada gangguan dan tekanan dari pembalap lain, sehingga kadang-kadang harus tutup gas dan tidak selalu clean lap,” tukas Ali.

Adanya konsistensi serta kegigihannya, ia berhasil finish di posisi ke 8 setelah sebelumnya sempat melakukan fight race dengan pebalap dari tim Halcourier Racing, Daniel Valle.


(UDA)