Selebritis dan Otomotif

KTM 1290 Super Duke GT, Bekal Raffi Ahmad Touring ke Tambora

Ekawan Raharja    •    Senin, 19 Sep 2016 09:20 WIB
ktm
KTM 1290 Super Duke GT, Bekal Raffi Ahmad <i>Touring</i> ke Tambora
Raffi Ahmad berencana mengeliling Tambora dengan KTM 1290 Super Duke GT. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com, Gading Serpong: Lama tidak meng-endorse public figur di Indonesia untuk touring dengan sepeda motor, membuat KTM mulai 'gatal'. Raffi Ahmad yang kebetulan ingin touring ke Gunung Tambora, akhirnya dipilih sebagai penunggangnya, sekaligus kampanye pariwisata Indonesia..

"Sudah kangen untuk touring. Setelah nikah sudah tidak pernah touring, apalagi istri hamil dan punya anak sudah lupa sama motor," ujar Raffi di Dealer KTM Gading Serpong, Tangerang, Minggu (18/9/2016).

Dalam waktu dekat ini, suami Nagita Slavina ini akan melakukan perjalanan ke Gunung Tambora Nusa Tenggara Barat. Perjalanan ini juga merupakan bagian dari pekerjaannya sebagai Duta Pariwisata Indonesia.

Raffi Ahmad berencana mengelilingi Gunung Tambora dengan KTM 1290 Super Duke GT. "Pas mau jalan-jalan dengan sepeda motor, pas juga ada yang mau endorse saya sepeda motor."

Motor ini menggunakan mesin 1.301 cc 2-cylinder dengan tenaga mencapai 170 daya kuda. Sepeda motor yang diperuntukan semi-adventure ini dilengkapi dengan beragam fitur seperti semi-active suspension, dual disk brake di depan, ABS, traction control, dan beberapa fitur penunjang lainnya.

"Kami sengaja memilih Raffi Ahmad sebagai brand ambassador karena dia juga menyukai sepeda motor. Semoga kerja sama ini bisa menghasilkan hal-hal yang positif," salah satu petinggi KTM-Husqvarna Jakarta, A Judiarto, di kesempatan yang sama.

Pria energik ini juga bercerita bahwa dia sebelumnya juga sudah melakukan perjalanan dengan sepeda motor ke berbagai daerah. Mulai dari Aceh menuju Medan, Jakarta menuju Bali, dan di Sulawesi.

Dia pun membeberkan tips untuk touring dengan sepeda motor. Menurutnya, safety riding dan menjaga kecepatan merupakan hal yang penting dilakukan selama perjalanan.

"Motor yang bagus yang bisa berenti seberapa cepat dan safety-nya seperti apa. Semakin cepat motor maka semakin cepet juga nyawa melayang jika tidak diimbangi sisi safety," tutupnya.


(UDA)