Komponen Aftermarket

Review KYB Zeto Nmax, Alternatif Bagi yang Ingin Kenyamanan

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 04 Dec 2017 15:32 WIB
komponen aftermarket
Review KYB Zeto Nmax, Alternatif Bagi yang Ingin Kenyamanan
KYB Zeto non tabung dibanderol dengan harga ratusan ribu saja. Dok. JMC

Jakarta: Suspensi bawaan Yamaha Nmax, khususnya suspensi belakang, dikenal keras. Selain keras, jika sudah lama digunakan, maka akan jadi terlalu empuk dengan rebound cepat. Hal ini yang membuat penggunanya tak nyaman.

Tak heran kalau di pasaran banyak pilihan suspensi aftermarket untuk Nmax. Salah satunya adalah KYB Zeto yang punya dua versi, non tabung dan tabung.

Kami berkesempatan menguji suspensi Zeto non tabung. Suspensi ini menerapkan per progresif. Jadi kinerja per terbagi menjadi dua, untuk beban ringan dan berat, sehingga lebih fleksibel dan nyaman digunakan untuk kondisi harian.

Fitur preload (pengaturan tingkat kekerasan per) sudah jadi standar. Ada lima pilihan yang bisa disesuaikan, sayangnya alat untuk memutar preload tak disertakan pada kemasannya.

Panjang sokbreker keseluruhan mencapai 336 mm, dan ukuran ini telah disesuaikan dengan kebutuhan untuk Nmax. Zeto non tabung punya travel suspensi 86mm. Jalur Jakarta-Bandung jadi pembuktian.

Impresi menggunakan suspensi ini redamannya empuk, untuk rider berbobot 65 kilogram dengan bawaan sekitar 10 kilogram. Kami memposisikan preload pada titik nomor dua. 

Jelas hal ini membuat berkendara jadi lebih nyaman, khususnya saat melewati jalanan keriting. Namun konsekuensinya, motor akan goyang-goyang jika melibas tikungan dengan cepat. 

Ya fitur pengaturan rebound memang tak ada pada suspensi Zeto non tabung ini. Fitur ini baru ada pada suspensi berbanderol lebih dari Rp1 juta, sedangkan yang kami gunakan ada dikisaran ratusan ribu jika dilihat lewat situs jual beli online.

Lainnya, area roda belakang jadi lebih kekar karena suspensi ini punya diameter ulir lebih besar. Jauh ketimbang standar motor yang terlihat kurus. Pilihan warna Zeto untuk Nmax ada tiga, putih, merah dan hitam.


(UDA)