Bahan Bakar

Sentilan YLKI Terhadap Pertamina Soal Takaran dan Fasilitas SPBU

Ainto Harry Budiawan    •    Rabu, 23 Nov 2016 11:27 WIB
pertamina
Sentilan YLKI Terhadap Pertamina Soal Takaran dan Fasilitas SPBU
Petugas melayani konsumen di SPBU. ANTARA/ Oky Lukmansyah

Metrotvnews.com, Jakarta: Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melakukan uji petik di 48 SPBU wilayah Pertamina Marketing Operation Region III. Hasilnya, YLKI merasa ada beberapa SPBU yang harus dikaji ulang terkait jumlah takaran dan kondisi fasilitas pendukung.

Dalam melakukan pemeriksaan takaran, YLKI bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Metrologi Provinsi Jakarta, Kabupaten dan Kota Tanggerang, Bogor serta Kota Bekasi. Sesuai hasil pengujian yang mengacu ke batas toleransi standard Metrologi Legal (= ±100ml/20lt),  ditemukan 2 dari 229 nozzle di 48 SPBU melebihi batas toleransi. 

Jika menggunakan standar PT Pertamina (Persero) (= ±60ml/20lt), 20 dari 229 nozzle di 48 SPBU melebihi batas toleransi.

“Dari informasi tersebut, dapat disimpulkan yang diumumkan masih dalam toleransi sesuai Keputusan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri No. 37/PDN/KEP/3/2010 dan Ketetapan Standar Batas toleransi Internal Pertamina. Intinya, kami akan segera melakukan uji sesuai standar yang telah ditentukan,” jelas Yudi Nugraha, Area Manager Communication & Relations Pertamina Jawa Bagian Barat kepada Metrotvnews.com, Rabu (23/11/2016).

YLKI juga menemukan sejumlah fasilitas pendukung di SPBU yang masih belum memenuhi harapan konsumen. Termasuk toilet dan tempat ibadah.


(HIL)