Klub dan Komunitas

Bamsoet dan Buwas Meminta Pengendara Moge Tidak Ngebut

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 23 Jul 2018 06:40 WIB
klub motor
Bamsoet dan Buwas Meminta Pengendara Moge Tidak Ngebut
Bamsoet (tengah) minta pengendara moge tak ngebut agar bis dinikmati bersama. Medcom/ A. Harry Budiawan

Jakarta: Video mengenai oknum pengendara moge yang ngebut di jalanan dan dikawal patwal, kerap membuat citra negatif kepada pengguna moge secara luas. Padahal tak seluruh pengendara moge seperti yang dituduhkan.

Dewan Penasihat Motor Besar Indonesia (MBI) yang sekaligus Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pengendara moge untuk tidak kebut-kebutan, sehingga stigma pengendara moge yang arogan bisa hilang.

"Bagi kelompok-kelompok ini yang penting bagaimana mereka menjadi eksis. Padahal kebut-kebutan tidak ada gunanya, karena masyarakat ingin melihat motor mereka yang bagus, penampilan mereka yang bagus," katanya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kemarin, (22 Juli 2018).

Budi Waseso (Buwas) Dirut Bulog yang juga hadir pada kesempatan yang sama mengatakan kalau pengendara moge harus jadi contoh. "Maka kita ikuti segala ketentuan aturan untuk menjaga ketertiban," sambung dihadapan ratusan pengguna moge.

Pria satu ini juga meyakinkan kalau masyarakat tidak takut saat melihat pengguna moge. Justru mereka tertarik untuk melihat moge dari dekat. "Tapi karena cepat-cepatan, masyarakat tidak bisa nikmati. Jadi harusnya kita pelan-pelan saja," ujarnya.

Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto yang juga mendampingi keduanya menimpali, sebagai komunitas moge diharapkan bisa memberi contoh kepada masyarakat untuk taat aturan lalu lintas. "Dengan begitu semua aman dan kita happy. Mau sunmori boleh, mau turing juga boleh," pungkasnya.


(UDA)