Motor Listrik

Honda PCX Electric Meluncur, Tapi Tidak Dijual!

Ahmad Garuda    •    Kamis, 31 Jan 2019 17:32 WIB
motor listrikhonda motor
Honda PCX Electric Meluncur, Tapi Tidak Dijual!
PCX Electric, motor listrik pertama yang diluncurkan pabrikan motor Jepang di Indonesia. Choirul

Jakarta: Honda PCX Electric yang resmi diperkenalkan di pameran Indonesia Motorcycle Show (IMoS) 2018 lalu, akhir Januari ini resmi diluncurkan. Anehnya, meski resmi mengaspal, namun pabrikan tersebut belum mau menjualnya secara retail.

Dari keterangan yang kami peroleh, bukan karena motor tidak layak dijual, namun brand berlogo sayap mengepak itu ingin melakukan skema bisnis berbeda. Yaitu melakukan sistem penyewaan kendaraan untuk keperluan sistem transportasi perusahaan yang menyewa. Sehingga harga jualnya pun masih tidak disertakan.

Dari keterangan resmi yang mereka rilis, ini dilakukan untuk menghadirkan pengalaman berkendara dari sisi produk maupun layanan. Mereka melihat era elektrifikasi motor di Indonesia belum secara luas digunakan. Padahal Kymco sudah terlebih dulu menjual motor listriknya.



"Pada tahap awal, kami ingin menjalankan skema bisnis untuk motor ini, berupa penyewaan kepada perusahaan untuk mendukung operasional bisnis perusahaan di berbagai lini. Kami akan menggandeng pihak ketiga dalam melayani penyewaan dengan berbagai perusahaan. Kegiatan penyewaan ini akan dimulai pada kuartal pertama 2019 di beberapa kota besar Indonesia," jelas Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor (AHM), Johannes Loman, di Holiday Inn, Jakarta pada Kamis (31/1/2019).

Tahap awal skema bisnis ini akan mereka jadikan landasan untuk melihat dan menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat di masa mendatang. Presiden Director AHM, Toshiyuki Inuma mengatakan elektrifikasi kendaraan butuh proses.


Baterai dan kabel jadi komponen wajib di motor ini. (Otojurnalisme/Bagja Pratama)

Motor ini dibekali dua unit baterai portabel yang disebut Honda Mobile Power Pack mampu menjalankan sepeda motor sekitar 69 km dalam sekali pengisian penuh (hasil pengujian dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam secara konstan).

Baterainya bisa diisi ulang menggunakan dua mekanisme, yakni off-board charging (mengganti dua baterai kosong dengan baterai yang sudah terisi/ swap system), atau menggunakan konektor yang bisa disambungkan dengan listrik gedung atau perumahan (on-board charging).


Sistem penggerak roda layaknya gerigi gardan sanggup memuntahkan 18 newton meter. (Otojurnalisme/Bagja Pratama)

Fasilitas dan sarana pendukung bisnis sepeda motor listrik ini pun mulai disiapkan. Di antaranya jaringan servis serta kebutuhan swap/penggantian baterai.

Motor penggeraknya setara dengan motor berbahan bakar minyak sebesar 50 cc karena hanya sanggup mengeluarkan tenaga 4,2 kW, namun torsinya memiliki torsi besar yaitu 18 Newton meter.


Gesits yang pernah diuji langsung oleh Jokowi

Jika dibandingkan dengan Gesits yang merupakan motor listrik produksi nasional yang pernah diujicoba Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan hingga saat ini belum diluncurkan, secara teknis punya keunggulan dan kelemahan. Jika PCX Electric kuat di torsi, Gesits justru kuat di tenaga geraknya yaitu sebesar 5 kW, sementara torsinya hanya 15 Nm.


(UDA)