Asuransi Kendaraan

Kesadaran Masyarakat Soal Asuransi Masih Rendah

Ekawan Raharja    •    Rabu, 20 Dec 2017 12:38 WIB
asuransi kendaraan
Kesadaran Masyarakat Soal Asuransi Masih Rendah
Adira bagi-bagikan 2.000 polis asuransi sebagai sarana edukasi. Adira Insurance

Jakarta: Kini sudah jadi pengetahuan umum kalau kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi masih rendah. Padahal asuransi akan sangat berguna di saat-saat tertentu, seperti kehilangan sepeda motor, mobil yang mengalami kerusakan, dan juga kecelakaan.

Dari data Otoritas Jasa Keuangan, indeksi literasi asuransi 2016 hanya 15,76 persen. Padahal OJK merilis indeksi literasi asuransi 2013 sudah mencapai 17,84 persen.

Hal ini menandakan bahwa pemahaman masyarakat Indonesia atas asuransi masih relatif rendah. Padahal, pemerintah menargetkan tingkat literasi keuangandi Indonesia bisa menyentuh 75% pada tahun 2019 mendatang.

Melihat data tersebut, Adira Insurance bertindak untuk memberikan edukasi serta pemahaman akan pentingnya memiliki perlindungan melalui asuransi. Perusahaan asuransi ini memberikan edukasi berupa membagikan polis asuransi kepada masyarakat yang ada di SPBU Kuningan Jakarta pada 18-19 desember 2017 dan SPBU Pertamina Gandaria pada 20-21 Desember 2017.

"Salah satu cara untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan adalah dengan memiliki polis asuransi. Oleh sebab itu, kami memberikan kuota sebanyak 2.000 polis asuransi kecelakaan diri secara gratis kepada masyarakat," ujar Chief Executive Officer Adira Insurance, Julian Noor, melalui keterangan resminya.

Edukasi yang dilakukan oleh Adira berupa pengenalan pengelolaan keuangan, khususnya asuransi. Kemudian peserta dikenalkan beberapa produk asuransi dari Adira Insurance serta berhak mendapatkan asuransi kecelakaan diri secara gratis selama 3 bulan yang diberikan dalam bentuk voucher.

“Melalui program ini, kami yakin bahwa masyarakat akan semakin menyadari akan pentingnya asuransi yang diperlukan untuk melindungi mereka dari segala macam risiko dan segala kemungkinan yang terjadi di masa depan,” pungkas Julian.


(UDA)