Tips Motor

Cek V-Belt Motor Matic Secara Berkala Agar Tidak Putus di Jalan

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 25 Nov 2016 09:52 WIB
tips motor
Cek V-Belt Motor Matic Secara Berkala Agar Tidak Putus di Jalan
V-belt motor matic memiliki usia pakai hingga 25 ribu kilometer. MTVN/A. Harry Budiawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Merawat sepeda motor matic berbeda dengan motor transmisi manual. Motor matic perlu ditangani secara khusus agar lebih awet.

Salah satunya perawatan V-belt di motor matic. V-belt memiliki fungsi dan cara kerja yang sama dengan rantai motor, yaitu untuk mengantarkan tenaga ke roda. Oleh karena itu, pengguna motor matic wajib memeriksa komponen satu ini secara berkala.

"Jika V-belt sampai putus, berarti pengguna kurang memerhatikan kompenen tersebut secara berkala. Termasuk roller-nya," ujar Yosi, pemilik bengkel Bengbrand di bilangan, Bekasi Timur, Jawa Barat.

Motortidak dapat berjalan karena roda belakang tidak akan begerak jika V-belt putus. Meski begitu, mesin tak lantas rusak akibat V-belt putus. Pasalnya V-belt berada di wilayah kerja CVT yang terpisah dengan mesin.

Yosi punya beberapa tips agar V-belt skutik Anda tidak putus saat dalam perjalanan.

"Periksa V-belt secara berkala untuk jarak kilometer (usia pakai). Usia pakai V-belt yang ditentukan pabrikan sampai dengan 25 ribu kilometer. Namun biar lebih aman, periksa di jarak tempuh 20 ribu kilometer," saran Yosi.

"Usahakan fitur ordometer di motor Anda berfungsi. Pasalnya itu sebagai acuan untuk jarak yang telah Anda tempuh untuk mengganti V-belt di kilometer berikutnya."

"Jika odometer Anda tidak berfungsi, ada baiknya periksa kondisi V-belt tiga bulan sekali ke bengkel. Bila kondisi V-belt mengalami retak, sebaiknya segera diganti karena sudah tak layak pakai," tutup Yosi.


(HIL)