Pameran Otomotif

Retas Sekat Dunia Custom di Kustomfest 2017

Ahmad Garuda    •    Sabtu, 07 Oct 2017 15:26 WIB
pameran otomotif
Retas Sekat Dunia Custom di Kustomfest 2017
Pembukaan Kustomfest 2017 dihadiri para antusias custom nasional dan dunia. MTVN/Ahmad Garuda

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Gelaran tahunan custom culture di Indonesia Kustomfest 2017, sedikit demi sedikit semakin jadi industri kustom nasional. Tahun ini mereka mengangkat tema besar berjudul 'No Boudaries' yang berarti meretas sekat dalam dunia custom.

Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi menegaskan bahwa mereka sangat konsen dalam membangun dan membesarkan dunia custom di Indonesia. Salah satu caranya ya dengan menghilangkan sekat-sekat yang terkadang jadi penghalang mengembangkan konsep dan kreatifitas dalam dunia custom itu sendiri.

"Kalau masih cenderung terbatasi oleh pakem-pakem ini dan itu, malah tidak bisa bebas berkreasi. Nah hal ini yang ingin kita retas, sehingga dunia kustom bisa tercapai karena setiap builder mau berkreasi tanpa terikat pakem ini dan itu. Toh hasilnya juga belum tentu tidak bagus, tingga memperkuat sisi craftmanship-nya dan detailing serta estetikanya," klaim Lulut di pembukaan Kustomfest 2017.

Dalam acara pembukaan yang berlangsung Sabtu (7/10/2017) itu, juga dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta, Tri Mulyono. Kemudian ada juga Kapolda DIY, Brigjen Pol Drs Ahmad Dofiri Msi yang mendukung industri custom nasional tetap hidup.

"Jujur saja industri ini telah membuat Indonesia harus berbangga. Karena industri ini membuat banyak orang jadi lebih kreatif bisa memaksimalkan hal-hal yang dulunya tidak ada menjadi ada. Saaya pribadi sangat mendukung dan tentunya ingin industri ini juga bisa mengambil hal positif untuk bisa bekerja sama dengan pemerintah agar mendapat dukungan yang besar," sambut Ahmad Dofiri.

Sejalan dengan harapan Kapolda DIY itu, Lulut sebenarnya cukup kecewa karena seharusnya perwakilan dari badan Ekonomi Kreatif Indonesia yang hadir malah tidak datang. Padahal jika mereka datang melihat betapa besarnya potensi industri custom di Indonesia, ini bisa meningkatkan devisa negara. Lantaran bukan hanya Indonesia, banyak orang luar negeri yang datang ke sini untuk melihat dunia custom nasional yang terus maju

Di Kustomfest 2017, ada banyak item menarik dan baruu. Salah satunya adalah Indonesia Attack, sebuah program yang diinisiasi untuk  beberapa builder muda Indonesia. Gerakan ini juga akan menjadi jembatan bagi builder-builder Indonesia untuk menampilkan karya-karya mereka di acara berskala internasional yaitu: Yokohama Hot Rod Custom Show 2017.

Harapan dari gerakan ini adalah sebagai langkah awal pembuktian diri bahwa builder Indonesia mampu membuat sebuah karya yang tak kalah dengan builder internasional. Ditargetkan 12 builder yang akan berangkat bersama-sama ke Jepang membawa nama Indonesia.

Kustom Bike Show tahun ini juga ada perbedaan. Yaitu hadirnya dua Special Class yaitu Harley-Davidson Club Style, kelas khusus untuk motor Harley-Davidson yang sudah dikustom dengan aliran Club Style didukung oleh dealer Anak Elang Harley-Davidson. Kemudian ada juga kelas khusus Honda Scrambler.
 
Di kategori mobil ada highlight “Pickup Paradise”. Tahun ini Kustomfest memberikan ruang khusus bagi pemilik, penggemar dan juga kolektor mobil pickup untuk membawa mobil terbaik mereka. Baik yang beraliran orisinal maupun yang sudah dikustom untuk dipajang khusus di area pameran indoor.

Selain Harley-Davidson, Kustomfest juga didukung Royal Enfield, Piaggio Indonesia, Honda dan beberapa lagi brand yang cukup tenar. Semua item kustom ini hanya bisa disaksikan melalui Kustomfest 2017 di Jogja Expo Center, Yogyakarta (7-8/10/2017).


(UDA)