Kontes Modifikasi

CustoMAXI Rasa Borneo, Suspensi Up-side-down jadi Andalan

Ahmad Garuda    •    Selasa, 26 Dec 2017 10:10 WIB
yamahakontes modifikasi
CustoMAXI Rasa Borneo, Suspensi Up-side-down jadi Andalan
Gelaran CustoMAXI Yamaha di Banjarmasin, berlangsung meriah. Yamaha

Banjarmasin: Pertarungan 30 motor-motor modifikasi di ajang CustoMAXI Banjarmasin, dimenangi oleh Eldo Harpena di kelas Xmax, Suhang Wong (kelas Nmax), Deddy Hidayat (Aerox 155). Dua dari pemenang tersebut mengusung konsep penggunaan komponen suspensi up-side-down. Ketiganya bakal bertarung di sesi final yang bakal berlangsung Februari 2018 mendatang.

Para kontestan yang terpilih dari hasil seleksi online di website khusus custoMAXI, terlihat sangat antusias. Penyelenggaraan sesi semifinal di Banjarmasin setelah tahap registrasi dan eliminasi, konsep yang diusung cukup beragam. Seri Banjarmasin yang berlangsung pada Sabtu (23/12/2018) menjadi tempat ketiga babak semifinal setelah Medan dan Tangerang.

"Saya termasuk pemilik pertama Xmax di wilayah Kalsel. Xmax saya pakai harian dari Banjarmasin ke tempat kerja di Tapin, perjalanannya dua jam. Sudah dibawa touring juga ke Bali dan Lombok. Waktu tahu ada CustoMAXI, saya langsung ikut. Konsepnya touring karena hobi. Pakai box, ganti windshield, tambah lampu utama (headlamp)," papar Eldo Harpena, pemenang kelas Xmax.

Tak berbeda jauh dengan pemenang dari kelas Nmax yaitu Suhang. Tampilan motor yang menggunakan sistem suspensi up side down, menjadi bagian yang paling menarik dari motor tersebut.

"Buat CustoMAXI ikut kelas Nmax konsepnya daily fashion saja. Bagian yang diganti adalah up side down, swing arm, setang, shock breaker belakang. dan tromol dicat," ucap Suhang Wong yang jadi terbaik di kelas Nmax.

Sementara untuk kelas Aeroxx 155, pemenangnya terpilih karena konsep motif yang keren dan juga desainnya yang menarik. ”Aerox 155 saya di CustoMAXI ini custom ala Jepang. Sekarang pakai up side down, disc brake belakang juga. monoshock, karbon water printing. Lama proses pengerjaannya adalah 6 bulan,” sebut Deddy Hidayat.

Semua motor modifikasi yang didaulat sebagai pemenang ini, adalah murni motor-motor modifikasi yang tidak melanggar regulasi aturan berkendara di jalan raya atau bisa dibilang bukan modifikasi ilegal.


(UDA)