Regulasi Balap ARRC

Promotor Ubah Regulasi Minimum Bobot Motor Kelas AP250

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 26 Jun 2017 07:25 WIB
balap motor
Promotor Ubah Regulasi Minimum Bobot Motor Kelas AP250
Regulasi bobot minimal motor direvisi untuk kelas AP250 di balap ARRC 2017. Dok MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Ajang balap Asia Road Racing Championship (ARRC) sudah berlangsung tiga seri. Kelas Asia Production 250 (AP250) jadi kelas paling seru karena kehadiran Honda dengan CBR250RR yang langsung mendominasi kelas ini.

Para pembalap pengguna motor ini tak pernah lepas dari posisi tiga besar. Kawasaki Ninja yang dulu sempat tampil mengagumkan, kini sulit bersaing dengan produk racikan Indonesia ini. Malah hanya Yamaha milik Thailand-lah yang bisa menempel, itu pun kesulitan untuk bertahan sepanjang balap.

TWMR sebagai promotor ARRC pun mengubah regulasi bobot motor, yang akan berlaku sejak seri empat dan seterusnya. Itu jika pihak promotor asal Malaysia tersebut tak kembali mengganti regulasi bobot motor ya.

Regulasi bobot tersebut yakni menetapkan bobot 125 kilogram untuk CBR300R. Kemudian Kawasaki Ninja 250R dan Yamaha YZF-R25 di angka 130 kilogram. Honda CBR250RR ditetapkan 135 kilogram.

Selain soal bobot, TWMR juga mewajibkan seluruh peserta menambahkan pelindung ekstra di bagian crankcase mesin. Hal ini dilakukan agar saat terjadi kecelakaan, mesin tak langsung bersentuhan dengan aspal.

Terakhir, mur dan baut di bagian roda, lengan ayun bisa diganti dengan model diluar standar, termasuk penggunaan bahan titanium. Kemudian pengikat bodi atau fairing diganti dengan model yang mudah dilepas.


(UDA)