Digiring Ke Mako Brimob, Tangan Novel Diikat Tali Plastik

Desi Angriani    •    Jumat, 01 May 2015 12:08 WIB
novel baswedan
Digiring Ke Mako Brimob, Tangan Novel Diikat Tali Plastik
Penyidik KPK Novel Baswedan--Ant/Bima Sakti

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menggiring Novel Baswedan ke Markas Komando Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Saat digelandang, tangan Novel nampak diikat tali plastik putih.

Pantauan Metrotvnews.com, Novel nampak keluar dari Gedung Bareskrim dengan tangan terikat. Saat keluar, dia tak banyak bicara. Bahkan, tak ada senyum di wajah sepupu Menteri Anies Baswedan itu.

Dengan mengenakan baju tahanan berwarna oranye, Novel dibawa penyidik Bareskrim ke Mako Brimob, menunggangi Kijang Innova silver bernomor polisi B 1216 ADE.

Mujikartika Rahayu, kuasa hukum Novel, ungkap bicara ihwal penahanan kliennya. Dia bilang, penahanan dilakukan karena Novel menolak melanjutkan pemeriksaan di Mako Brimob.

"Kita menolak untuk meneruskan pemeriksaan di Kelapa Dua, surat perintah penahanan diajukan. Novel menolak penahanan karena tidak ada alasan subjektif," kata Mujikartika seusai mengantar Novel ke mobil silver di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (1/5/2015).

Novel saat di Bareskrim Polri. Foto: ICW

Novel ditangkap di kediamannya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat dini hari. Novel dijadikan tersangka atas kasus dugaan penembakan pelaku pencurian sarang burung walet saat menjadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu tahun 2004 lalu.

Kasusnya sempat ditunda pada 2012, atas permintaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun kini, kasus tersebut diusut kembali Polda Bengkulu. Pengusutan kasus tersebut dilaksanakan oleh Bareskrim dengan alasan berdekatan dengan tempat tinggal.


(TII)