Jaguar Land Rover Rekrut 800 Karyawan Baru

- 14 Januari 2013 17:52 wib
<p>jaguarlandrover.com</p>

jaguarlandrover.com

Metrotvnews.com: Perusahaan otomotif, Jaguar Land Rover mengumumkan ada 800 posisi lowongan kerja baru pada bagian produksi di pabrik mereka yang terletak di Solihull, Inggris.

Ini merupakan buah dari kesuksesan penjualan produk perusahaan yang kini dimiliki oleh Tata Motor dari India sepanjang tahun 2012 lalu.

Saat ini pabrik otomotif yang terletak di Solihull telah memperkerjakan sekitar 6000 karyawan untuk memproduksi mobil Range Rover model Discovery dan Defender.

Pemerintah Inggris menyambut hangat lonjakan lowongan kerja baru di pabrik tersebut.

Kabar ini muncul saat rencana pemotongan karyawan yang akan dilakukan oleh perusahaan otomotif asal Jepang, Honda pekan lalu.

Honda yang memiliki pabrik di Swindon berencana untuk memberhentikan sekitar 800 karyawan.


Pembukaan lowongan kerja baru ini seiring dengan permintaan atas produk otomotif asal Inggris itu yang terus bertambah dari China, sejumlah negara di kawasan Asia lainnya, Rusia dan AS.

Namun dari semua itu pertumbuhan permintaan dari Chinalah yang memberikan dampak besar bagi perusahaan tersebut. Permintaan tahun lalu di China meningkat hingga 80 persen.

Pada bulan November lalu untuk merespon pertumbuhan permintaan di Cina, Jaguar Land Rover melakukan kerja sama join venture dengan perusahaan otomotif asal Cina, Chery Automobile.

Jagua Land Rover juga mengatakan mereka tengah mempertimbangkan untuk memproduksi mobil mereka di Saudi Arabia.

Jika rencana ini berhasil direalisasikan maka pabrik itu akan menjadi pabrik kedua perusahaan tersebut di luar negeri setelah sebelumnya mereka setuju untuk membangun pabrik Shanghai, Cina.

Sekitar 200 dari 800 pekerjaan baru di Inggris saat ini didukung oleh dana pertumbuhan kawasan dari pemerintah.

Mereka akan dipekerjakan selama satu tahun dengan sistem kontrak dan kemudian akan diangkat menjadi karyawan permanen setelah kondisi pasar dinilai menguat.(Bbc.co.uk/X-14)

()

MOTOR
MOBIL
MODIFIKASI
TIPS

Mata Najwa: Melawan Arus

02 September 2014 21:09 wib

Mata Najwa: Perbedaan pendapat merupakan hal yang umum terjadi dan dijamin kebebasannya dalam UU negara. Namun ternyata di negara demokratis ini, perbedaan pendapat dan pandangan justru sulit diterima di sejumlah partai politik.  Sejumlah anggota yang memilih untuk melawan arus, harus menghadapi resiko menerima sanksi.  Reformasi dalam partai politik pun seakan tak berbunyi. Sebagai pilar demokrasi, partai politik malah jadi sumber masalah. Kaderisasi tak berjalan, hanya mencari kawan yang sepaham, sementara idealism tak lagi diusung ke depan.   Namun sikap para politikus pun harus ditelaah.  Apakah keberpihakan mereka memang sungguh mengikuti hati nurani, mendengar suara rakyat dan idealisme atau hanya membungkus sikap pragmatis. Mata Najwa mengundang politikus senior Lily Wahid yang pernah membuat gebrakan di PKB. Lily melawan kebijakan partai saat duduk di kursi DPR, menggugat kasus Century dan mengusung hak angket mafia pajak. Serta Yusuf Supendi yang terus mengkritisi ketidak-adilan elit partai yang didirikannya, PKS. Dari jalur politik terkini, hadir pula sebagai narasumber politikus partai Demokrat, Ruhut Sitompul, politikus partai Gerindra, Harris Indra dan politikus partai Golkar, Nusron Wahid. Ketiganya menghadapi situasi yang berbeda-beda, meski sama-sama melawan arus kebijakan partainya dengan mendukung Jokowi. Pengamat politik, Yunarto Wijaya juga hadir untuk memberikan gambaran mengenai kondisi partai politik Indonesia saat ini.  Saksikan selengkapnya hanya di Mata Najwa, Rabu 3 September 2014 pukul 20:05 WIB di Metro TV.