Usai Diperiksa Tujuh Jam, Hadi Poernomo Ogah Bersuara

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 05 May 2015 17:51 WIB
hadi poernomo
Usai Diperiksa Tujuh Jam, Hadi Poernomo Ogah Bersuara
Tersangka kasus dugaan korupsi permohonan keberatan wajib pajak yang diajukan Bank Central Asia (BCA) 1999 Hadi Poernomo memasuki mobil pribadinya usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/5). Mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang telah

Metrotvnews.com, Jakarta: Tujuh jam diinterogasi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo (HP), emoh bicara ke wartawan saat ditanya soal kasus dugaan korupsi permohonan keberatan wajib pajak yang diajukan Bank Central Asia (BCA) pada 1999.

Hadi tiba di Gedung KPK pada pukul 09.20 WIB, Selasa (5/5/2015). Dia baru keluar sekitar pukul 16.30 WIB. Begitu keluar, dia langsung dikerubungi wartawan. Namun, Hadi enggan menjawab pertanyaan para jurnalis.

"Saya lelah, tanya ke penyidik saja," kata Hadi sembari berjalan memasuki mobilnya, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa sore.

Hadi sudah menjadi tersangka KPK sejak 21 April 2014 lalu. Dia terjerat dugaan korupsi permohonan keberatan wajib pajak yang diajukan BCA 1999. Sebagai Dirjen Pajak, Hadi diduga mengubah keputusan soal pajak BCA sehingga merugikan negara Rp375 miliar.

KPK menjerat Hadi dengan Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.


(UWA)