Menlu Akui Ada WNI Diproses Pihak Berwenang Brunei

Fajar Nugraha    •    Rabu, 06 May 2015 14:00 WIB
wni
Menlu Akui Ada WNI Diproses Pihak Berwenang Brunei
Menlu Retno Marsudi (Foto: Fajar Nugraha/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga negara Indonesia (WNI) ditahan di Brunei Darussalam, saat hendak umrah. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebutkan dua dari tiga WNI tersebut melanjutkan perjalanannya.
 
"KBRI Bandar Seri Begawan terus lakukan koordinasi dengan pihak berwajib di sana," ujar Menlu Retno Marsudi, saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu (6/5/2015).
 
"Dua orang sudah meneruskan perjalanan umrah. Sementara satu lagi masih didalami kasusnya," lanjutnya.

Sementara mengenai keterangan keberadaan bahan peladak yang diduga dibawa oleh WNI tersebut, Menlu Retno menyampaikan bahwa keberadaan bahan peledak itu masih diselidiki.
 
Satu orang WNI diketahui berjenis kelamin laki-laki dan saat ini masih diproses pihak berwenang Brunei. Sementara dua lainnya adalah perempuan yang sudah melanjutkan perjalanan ke Jeddah.
 
Anggota Satuan Reserse dan Kriminal Polres Malang Serma Dwi Raharjo membenarkan penangkapan warga yang menggunakan jasa travel umrah PT Al Aqsha Malang itu.
 
Namun pernyataan berbeda datang dari pihak PT Al Aqsha. Susi, istri pemilik PT Al Aqsha, menjelaskan tiga nama itu masuk dalam 53 orang yang berangkat umrah pada 2 Mei 2015.
 
Susi mengaku rombongan itu berangkat bersama suaminya, Agus Sugianto, yang juga pemilik PT Al Aqsha Malang. Susi mengaku mendapat laporan 53 orang itu mendarat di Jeddah dengan selamat.
 
Dengan kata lain, aku Susi, ia tak mendapat laporan soal penangkapan tiga orang itu. Ia mengaku tak bisa memberikan keterangan soal penangkapan itu.

(FJR)