Digugat Cerai, Pria Ini Bantai Keluarga Istri

Nurul Hidayat    •    Kamis, 07 May 2015 21:31 WIB
penganiayaan
Digugat Cerai, Pria Ini Bantai Keluarga Istri
Foto: Pelaku sedang mendapatkan perawatan di RSU dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, Jawa Timur/MTVN_Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Mojokerto: Warga Dusun Urung-urung, Desa Kebon Agung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, digemparkan dengan aksi Muslimin, 38. Pria warga Dusun Mlaten, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, nekat membacok keluarga istrinya membabi buta. Tiga orang terluka.

Peristiwa ini berawal saat istri Muslimin hendak menceraikan suaminya itu. Muslimin menolak diceraikan dan mengancam akan membunuh keluarga istrinya itu. Namun, Kamis (7/5/2015) pagi, istri Muslimin mengajukan gugatan cerai.

"Kalau nanti aku kamu ceraikan maka akan aku bantai kamu dan keluargamu," kata Wakil Kepala Polres Mojokerto Kota, Kompol Husein Bin Abu Bakar, menirukan ancaman Muslimin, kepada Metrotvnews.com di Kabupaten Mojokerto, Kamis malam.

Istri Muslimin tak menghiraukan ancaman itu. Ia pun tak menyangka suaminya akan nekat membacok keluarganya. Benar saja. Usai mengetahui istrinya mengajukan gugatan cerai, Muslimin langsung mendatangi rumah mertuanya.

"Pelaku datang dengan membawa dua senjata kemudian secara membabibuta membacok keluarga istrinya. Adik ipar pelaku melawan serta merebut senjata pelaku dan perkelahian terjadi," kata Kompol Husein.

Akibatnya, tiga orang terluka. Yakni mertua pelaku, Iswati, 68, serta dua iparnya Dedi sartono, 32, dan Suyanto, 37. Muslimin sendiri mengalami luka hingga tiga jari kanannya putus akibat aksi perlawanan adik iparnya.

Hingga berita ini disusun, para korban dan pelaku dirawat di unit gawat darurat (UGD) Rumah Sakit Umum dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

 


(TTD)