Polisi Amankan Dua Kurir dan Sabu Kualitas Wahid

Ilham wibowo    •    Jumat, 08 May 2015 14:54 WIB
narkoba
Polisi Amankan Dua Kurir dan Sabu Kualitas Wahid
R dan S serta barang bukti sabu. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap dua kurir sabu inisial R dan S. Keduanya membawa sabu kualitas wahid diduga dari Tiongkok seberat 509,41 gram.

"Jenis sabu kemungkinan dari Tiongkok atau impor. Terlihat dari kristalnya yang sempurna, kandungan metafetaminnya tinggi," kata Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro AKBP Gembong Yudha di Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/5/2015).

Gembong menerangkan kualitas sabu impor dan lokal sangat berberda. Sabu buatan lokal mengandung banyak campuran.

Tersangka R yang bekerja sebagai sekuriti mengaku sudah enam bulan terlibat dalam peredaran narkoba. "Mereka transaksi narkoba di Stasiun Beos, Jakarta Pusat," tutur Gembong.

Wakil Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Wahyu Bintono mengatakan pengungkapan peredaran sabu ini merupakan respons dalam rangka implementasi program kerja 100 hari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

"Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya merespon dengan mengungkap kasus narkoba, bekerja sama dengan masyarakat," tutur Wahyu.

R dan S ditangkap di wilayah Gambir Jakarta Pusat saat transaksi. "Tersangka R kami geledah, di badannya ditemukan 400 gram sabu, tersangka S membawa 109,41 gram sabu," terangnya.

Wahyu mengatakan saat ini pihaknya masih mendalami asal narkoba tersebut. Dari pengakuan tersangka, lanjut Wahyu, barang terlarang ini didapat dari seseorang berinisial KA.

"Kedua tersangka masih dalam penyidikan terkait keterlibatan jaringan mereka," kata Wahyu.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 144 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal hukuman mati.


(TRK)