Dirujuk ke Singapura, Dubes Burhan Butuh Perawatan Khusus

Al Abrar    •    Senin, 11 May 2015 15:01 WIB
kecelakaan helikopter
Dirujuk ke Singapura, Dubes Burhan Butuh Perawatan Khusus
Wamenlu A.M Fachir di Cikini, Jakarta, Senin (30/3/2015) (Foto: Metrotvnews.com / Fajar Nugraha)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Menteri Luar Negeri A.M Fachir mengungkapkan kondisi Duta Besar Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad memerlukan perawatan khusus setelah jatuh bersama helikopter yang ditumpangi di pegunungan Gilgit-Baltistan, Pakistan 8 Mei lalu.

Untuk itu, pemerintah akan merawat Burhan di salah satu Rumah Sakit di Singapura, lantaran Burhan memerlukan perawatan khusus.

"Insya Allah hari ini Dubes Burhan akan dievakuasi ke singapura, memilih perawatan terbaik untuk beliau," kata Fachir di Gedung Nusantara, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Senin (11/5/2015).

Kata Fachrir, dirujuknya Burhan ke Rumah Sakit di Singapura karena fasilitas medis disana cukup baik, dan mempunyai spesialisasi untuk menangani Burhan dan ditambah lebih dekat dengan Jakarta.

"Memang cukup parah, jadi seperti yang saya sebutkan tadi, karena beliau memerlukan perawatan khusus, jadi kita rujuk ke Singapura, mereka punya spesialisasi itu," bebernya.

Seperti diketahui, helikopter yang membawa rombongan duta besar negara asing termasuk Burhan, jatuh di pengunungan Pakistan. Istri Burhan, Heri Listyawati turut menjadi korban dan meninggal dunia

Selain Heri, Dubes Malaysia, Dubes Filipina dan Dubes Norwegia juga menjadi korban insiden nahas itu. 

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Pakistan Aizaz Ahmad Chaudhry menegaskan terjatuhnya helikopter adalah murni sebuah kecelakaan.

"Tidak ada keterlibatan teroris dan helikipter jatuh karena kerusakan teknis," ujar Menlu Pakistan Aizaz Ahmad Chaudhry, seperti dikutip The Nation

"Klaim Taliban (yang mengakut telah menembak helikopter) adalah sebuah kebohongan besar, karena keamanan sangat ketat. Ini murni kerusakan teknis," lanjutnya.


(WIL)