BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Siap Sosialisasikan Jaminan Pensiun

Antara    •    Rabu, 13 May 2015 12:25 WIB
bpjs ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan Sumbar Siap Sosialisasikan Jaminan Pensiun
BPJS Ketenagakerjaan (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Padang: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Sumatera Barat (Sumbar) mengaku segera melakukan sosialiasi terkait jaminan pensiun bagi pekerja di provinsi setempat.

"Kita akan langsung melakukan sosialisasi setelah adanya keputusan terkait besaran iuran yang akan diambil untuk jaminan pensiun itu," kata Kabag SDM dan Umum BPJS Ketenagakerjaan cabang Sumbar Adi Setiawan, di Padang, Rabu (13/5/2015).

Ia mengatakan, saat ini masih ada perbedaan untuk penetapan besaran iuran jaminan pensiun bagi pekerja. BPJS Ketenagakerjaan mengajukan besaran iuran pensiun adalah delapan persen, sedangkan menteri keuangan meminta tiga persen. "Dari delapan persen itu akan dibayar lima persen oleh perusahaan dan tiga persen oleh pekerja," katanya.

Mulai 1 Juli 2015, pemerintah mewajibkan setiap pekerja swasta berusia maksimal 55 tahun untuk menyetorkan uang tunjangan pensiun dari gaji pokoknya melalui BPJS Ketenagakerjaan. BPJS Ketenagakerjaan yang sebelumnya terdiri dari jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JK) dan jaminan hari tua (JHT), sekarang akan dilengkapi dengan jaminan pensiun bagi pekerja.

Bagian pemasaran BPJS Cabang Sumbar Nadia Yulianti mengatakan, saat ini sudah 2.078 perusahaan aktif dan 72.984 tenaga kerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Pada 2015, terjadi penambahan perusahaan sebanyak 252 dan 8.388 pekerja," tukasnya.

BPJS Ketenagakerjaan cabang Sumatera Barat, meliputi Kota Padang, Pariaman, Kabupaten Padangpariaman, Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Pesisir Selatan. Mengenai sosialisasi, Nadia menjelaskan BPJS Ketenagakerjaan selalu melakukan sosialisasi program yang ada kepada masyarakat, hanya saja untuk jaminan pensiun belum ada sosialisasi lebih lanjut.

Bentuk-bentuk sosialisasi tersebut dilakukan di tempat-tempat keramaian, seperti pasar, Pantai Padang, GOR H. Agus Salim serta melaui program 'Tanya Saya' yang ada di tempat-tempat umum. "Kami sudah memberitahukan kepada perusahaan, tetapi untuk sosialisasi menyeluruh mengenai jaminan pensiun belum ada," pungkasnya.



(ABD)