Honda Luncurkan Revo Warna Baru

- 28 Januari 2013 14:58 wib
<p>AHM</p>

AHM

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Astra Honda Motor (AHM) mengumumkan peluncuran Honda Revo series dengan kombinasi warna baru. Stripe baru Honda Revo Series mengusung tema  'energetic sharp and slim'.

Untuk Revo FIT, stripe baru terlihat lebih tajam dan memberikan kesan lebih sporti. Tipe Spoke Wheel (SW) dan Cast wheel (CW) memiliki kombinasi warna baru yang memberikan pilihan yang lebih segar dan beragam untuk konsumen.

Kombinasi warna barunya adalah hijau hitam, merah hitam, dan biru hitam.

"Melalui penyegaran tampilan yang lebih sporti dan dinamis, kami ingin memberikan pilihan terbaru kepada masyarakat pecinta motor bebek. Model ini tetap hadir menemani pengendaranya dengan fitur-fitur fungsional, tangguh, irit, dengan harga terjangkau," ujar Marketing Director AHM Margono Tanuwijaya.

Revo series warna baru tetap dipasarkan dengan harga lama yaitu Rp11, 5 juta untuk varian Honda Revo Fit yang tersedia dalam dalam tiga kombinasi warna, yaitu Smart Red, Stylish Blue, dan Elegant Green.

Untuk Revo SW dilego Rp12,1 juta dengan empat kombinasi warna, yaitu: Active Green, Energetic Blue, Rapid Black, dan Active Red.

Sementara Revo CW dibanderol dengan harga Rp12,875 juta dalam empat pilihan kombnasi warna, yaitu Active Green, Energetic Blue, Rapid Black, dan Active Red.

Semua harga dalam kondisi on the road DKI Jakarta. AHM menargetkan dapat menjual 35.000 unit/bulan untuk seluruh varian dari Honda Revo series.

Sepanjang tahun lalu, Honda Revo series telah diserap pasar motor nasional sebanyak 363.599 unit. Kontribusi ini memperkokoh posisi Honda sebagai Raja Bebek dengan pangsa pasar di segmen bebek sebesar 57,1%. (RO/OL-07)

()

MOTOR
MODIFIKASI
TIPS

Rerun Demokrasi Galau (Promo)

19 September 2014 23:31 wib

Keberhasilan Indonesia menggelar Pilkada secara langsung telah melahirkan sejumlah pemimpin yang berhasil membuat gebrakan. Rakyat pun merasa tak rugi telah memberikan suara dan memilih sosok yang dapat membuat perubahan berarti. Namun langkah Demokrasi yang terus diperbaiki, kini tersendat oleh pembahasan RUU Pilkada yang mengusulkan pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD. Anggota fraksi dari koalisi merah putih di DPR yang sebelumnya tak mendukung RUU tersebut, pascapilpres kini berubah haluan. Dengan sejumlah alasan mereka mendukung Pilkada melalui DPRD. Sejumlah Kepala Daerah pun bereaksi menentang RUU Pilkada. Bagi mereka suara yang langsung diberikan rakyat kepada mereka, merupakan mandat yang sesungguhnya. Sementara pemilihan langsung oleh DPRD hanya akan mengikat mereka untuk memberikan pelayanan lebih kepada partai politik dan politikus DPRD. Kondisi Demokrasi Galau negeri ini menjadi pembahasan Mata Najwa, dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Saksikan selengkapnya hanya di Mata Najwa, tayang ulang, Sabtu 20 September 2014 jam 20:30 WIB di Metro TV.