PTUN Putuskan Golkar Kembali ke Kepengurusan Munas Riau

Damar Iradat    •    Senin, 18 May 2015 15:22 WIB
golkar
PTUN Putuskan Golkar Kembali ke Kepengurusan Munas Riau
Sidang putusan dualisme Golkar di PTUN--Metrotvnews.com/Damar Iradat

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menerima gugatan pengurus Partai Golkar hasil Munas Bali yang dipimpin oleh Aburizal Bakrie (Ical). Dengan hasil ini, kepengurusan Partai Golkar yang sah kembali ke Munas di Riau.

Putusan itu dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim PTUN Jakarta Teguh Satya Bhakti. "Dengan ini memutuskan eksepsi tergugat (dalam hal ini kubu Agung Laksono) tidak diterima. Kedua, mengabulkan gugatan yang diajukan penguggat," ujar teguh Sakti di Gedung PTUN Jakarta, Senin (18/5/2015).

"Ketiga, pihak tergugat satu, Menkumham agar mencabut SK Menkumham. Keempat, mewajibkan kepada tergugat untuk mencabut SK Menkumham tentang pengesahan kepengurusan dan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar," lanjutnya.

Ketua Majelis Halim Teguh Satya Bhakti juga membacakan putusan, jika kepengurusan Partai Golkar kembali ke hasil munas Riau pada 2009 lalu.

Sidang putusan sengketa dualisme kepengurusan Partai Golkar ini dihadiri oleh petinggi kedua belah kubu. Ketua Umum Golkar hasil Munas Ancol Agung Laksono juga menghadiri putusan sidang.

Menkumham Yasonna Laoly mengakui kepengurusan Golkar yang dipimpin Agung Laksono pada 23 Maret 2015. Keputusan diambil Yasonna berdasarkan putusan Mahkamah Partai Golkar. Ketua Umum Golkar Munas Bali Aburizal Bakrie lantas menggugat keputusan Yasonna itu ke PTUN Jakarta.


(YDH)