Pemerintah dan Pengelola Sepakat Apartemen Bebas Prostitusi

Wanda Indana    •    Selasa, 19 May 2015 15:41 WIB
prostitusi
Pemerintah dan Pengelola Sepakat Apartemen Bebas Prostitusi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat. (Foto: lukman)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersama pengelola apartemen atau rumah susun sederhana milik (rusunami) dan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) melakukan penandatanganan kesepakatan Gerakan Moral Anti Prostitusi dan Narkoba.
 
Penandatanganan dilakukan di atas spanduk berwarna putih bertuliskan 'Pernyataan Gerakan Moral, Kami P3SRS, Badan Pengelola dan Pelaku Pembangunan Rusun di DKI mendukung Gerakan Moral Anti Prostitusi dan Narkoba di Rusun'.
 
Djarot mengungkapkan, penandatanganan itu merupakan bentuk komitmen pengelola apartemen untuk menjaga tempat tinggal mereka terbebas dari praktik prostitusi.
 
“Saya terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkomitmen dengan gerakan ini. Mari kita jadikan apartemen, rusunami dan rusunawa di Jakarta aman dari bahaya prostitusi dan narkoba,” kata Djarot dalam acara Gerakan Moral Anti Prostitusi dan Narkoba di apartemen di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2015).
 
Mantan Wali Kota Blitar itu mengatakan, pihaknya akan menerapkan sistem Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di apartemen. Dia menyebut, 18 persen dari 281 apartemen di Jakarta belum menerapkan sistem RT/RW.
 
"Saya minta semuanya disepakati, semua apartemen, rumah susun sudah terbentuk RT dan RW. Dengan cara itu kita bisa mendata siapa penghuni rusun dengan akurat. KTPnya mana, rumahnya mana, fotonya seperti apa. Pendataan ini penting," tegas Djarot.
 


(FZN)