Isu Beras Plastik Beredar, Pedagang Rugi

Damar Iradat    •    Rabu, 20 May 2015 18:02 WIB
kasus beras plastik
Isu Beras Plastik Beredar, Pedagang Rugi
Polisi lakukan razia antisipasi peredaran beras plastik. (Foto: Antara/Didik Suhartono)

Metrotvnews.com, Bekasi: Isu beras yang dioplos plastik membuat pedagang beras di Kota Bekasi mengalami kerugian. Sebab, banyak masyarakat yang enggan membeli beras dengan jumlah banyak.
 
Pedagang beras di kota Bekasi, Wilem, 57, menyesali tindakan beberapa oknum yang mengoplos beras dengan plastik. Hal ini membuat pedagang beras lain ikut tercemar.
 
"Memang agak berpengaruh, jadi ada rasa takut berjualan. Penjualan kami juga menurun. Biasanya konsumen beli dua puluh liter, sekarang coba-coba dulu seliter. Secara menyeluruh penjualan menurun 30 persen," kata Wilem, di Pasar Mutiara Gading Timur, Rabu (20/5/2015).
 
Hal serupa dialami Ari, 21. Dia merasa khawatir menjual beras. Konsumen mulai hati-hati membeli beras yang dijualnya. "Takut juga sih. Untungnya, di tempat saya hanya menjual beras asli dari Indramayu," ujar Ari.
 
Kasus ini pertama kali mencuat setelah warga Bekasi, Dewi Setiani menemukan beras yang dibelinya bercampur plastik, kejadian itu disampaikan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi.
 
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan terus menelusuri asal usul beredarnya beras plastik itu.  Kemendag meminta Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri untuk menelusuri beredarnya beras oplosan di pasaran dan memberikan sanksi pidana pada pelaku.


(FZN)