Unit Rusun Disegel, RT: Urus Lagi ke UPT

LB Ciputri Hutabarat    •    Senin, 25 May 2015 12:16 WIB
rusunawa
Unit Rusun Disegel, RT: Urus Lagi ke UPT
Ibu RT Cluster B Blok 2, Rusun Marunda, Milla. (Foto:MTVN/LB Ciputri Hutabarat)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penghuni rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Marunda yang unit rusunnya disegel Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat mengurus kembali kepemilikannya ke Unit Pelayanan Teknis (UPT) Rusun. Penghuni tidak dikenakan sanksi, cukup membawa surat pengantar dari RT untuk mendapatkan rusunnya kembali.
 
"Setelah disegel, mereka bisa urus lagi surat rumahnya ke Jatibaru (UPT Rusun) dan RT, satu dua hari beres, bisa langsung tempati lagi. Tidak ada hukuman, mereka bisa balik lagi, miliki lagi,” Kata Ibu RT Cluster B Blok 2, Rusun Marunda, Milla, saat ditemui Metrotvnews.com di Rusun Marunda, Jakarta Utara, Senin (25/5/2015).
 
Ia mengungkapkan, selama ini pihaknya hanya diberi wewenang administrasif. Sehingga, tak mampu menindak tegas para penghuni gelap di wilayah itu. "Kami tidak seperti raja di negeri sendiri, kami hanya diberi wewenang urus surat yang yang sudah disetujui dari UPT," beber Milla.
 
Seperti diketahui, dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No. 111 tahun 2014 disebutkan, satiap orang dilarang mengalihkan dan memindahtangankan hak sewa atau mengontrakkan satuan rusunawa kepada pihak ketiga.
 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyegel 220 unit rusunawa. Penghuni rusun terbukti mencoba menyewakan dan menjual unit. Selain itu mereka enggan mengganti KTP sesuai domisili dan membuat ATM Bank DKI. Namun, sampai sekarang belum ada tindakan tegas yang dapat memberikan efek jera.
 


(FZN)