Indonesia Harus Mengembangkan Seni Budayanya

Pelangi Karismakristi    •    Senin, 25 May 2015 17:11 WIB
mpr ads
Indonesia Harus Mengembangkan Seni Budayanya

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Kesenian dan kebudayaan bukan identitas Indonesia, melainkan juga potensi ekonomi yang tinggi. Sayangnya belum diolah demi kesejahteraan pelaku seni dan kelestarian budaya.

"Terbukti, hingga kini  masih banyak seniman yang hidup secara pas-pasan, terutama pada masa tuanya," kata anggota Fraksi PKB MPR, Krisna Mukti, dalam seminar Kajian Hubungan Pilar Kebangsaan dengan Aspek Ketatanegaraan dan Ekonomi, di Hotel Aryaduta, Pekan Baru, Riau, Senin (25/5/2015).

Kondisi tersebut patut disayangkan. Padahal di negara lain,  seni dan budaya sudah dieksploitasi sedemikian rupa sehingga memberikan keuntungan bagi masyarakat.

Salah satunya adalah Korea Selatan. Pemerintahnya sangat mendukung berkembangnya K-Pop, drama dan banyak lagi hingga berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi Korea hingga  30 persen. 

"Banyak wisatawan yang berkunjung ke Korea untuk menyaksikan K-Pop secara langsung. Itu membuat pariwisata berkembang pesat," sambung mantan aktor ini. 

Indonesia jelas lebih kaya dibanding Korea Selatan dalam hal seni dan budaya. Setiap daerah bahkan punya kesenian san budaya berbeda-beda yang semuanya layak diolah sebagai sumber pemasukan ekonomi.

"Jangan sampai negara lain yang mengelolanya dan mereka pula yang mendapatkan manfaatnya," wanti Krisna.

Seminar ini hasil kerjasama MPR RI dengan Yayasan Garda Bangsa, Pekanbaru. Pembicara selaian Krisna Mukti adalah Lukman Edy, Yanuar Prihatin,  M. Asril Anas anggota DPD RI dan Ketua DPW PKB Provinsi RiauAbdul Wahid.
 


(LHE)