Mendag Lebih Pilih Pembangkit Listrik EBT daripada PLTN

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 28 May 2015 17:03 WIB
kementerian perdagangan
Mendag Lebih Pilih Pembangkit Listrik EBT daripada PLTN
Mendag Rachmat Gobel (MI/Anti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan lebih mendukung penggunaan pembangkit listrik dengan tenaga yang berasal dari energi baru terbarukan (EBT) dibandingkan pembangkit listrik tenaga nuklir.

"Kalau bagi saya mendorong energi baru terbarukan dari pada nuklir," kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, saat membuka Musyawarah Nasional ke-6 Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), di Auditorium PLN, Gedung PLN Pusat, Jalan Trunojoyo I Blok M, Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Menurutnya, penerapan energi nuklir di Indonesia belum mencapai kesiapan baik ditinjau melalui infrastruktur maupun teknologinya. "Ada yang bilang sudah ada (siap), ada yang bilang tidak," ungkap dia.

Dirinya lebih memilih untuk memperkuat dan mendorong energi baru terbarukan karena sumber energi ini bisa merealisasikan visi dan misi besar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam program 35 ribu megawatt.

"Ya, faktornya banyak masing-masing memiliki analisa yang berbeda-beda," jelas dia.

Mendag Rachmat Gobel, yang juga merupakan Ketua METI menyatakan siap berperan aktif dalam mendorong energi ini sebagai energi yang diutamakan. "Bagaimana semua pelaku dan asosiasi berperan aktif dan lebih aktif lagi. Sekarang ini untuk bisa mewujudkan program pemerintah 35 ribu mw," pungkasnya.



(ABD)