Tugas Panglima TNI Makin Berat

Surya Perkasa    •    Senin, 01 Jun 2015 17:08 WIB
tni
Tugas Panglima TNI Makin Berat
Presiden Jokowi dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Antara/Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan tugas panglima TNI pengganti Jenderal Moeldoko semakin berat. Paling dekat adalah mengamankan pilkada serentak 2015.

"Tantangan panglima TNI ke depan makin besar. Saya melihat potensi konflik yang ada di tingkat regional itu makin tumbuh," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (1/6/2015).

Pilkada serentak tahun ini digelar di 269 daerah. Tugas TNI berat juga karena cita-cita pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla meningkatkan ketahanan maritim Indonesia.

Wakil ketua Umum Partai Gerindra itu tidak mempermasalahkan satuan asal calon panglima. Namun, menurut dia, kekuatan ketahanan maritim memang harus ditingkatkan.

"Tidak masalah dari mana, tapi memang ketahanan maritim Indonesia itu rentan," kata Fadli.

Hal senada juga disampaikan oleh anggota Komisi I DPR Ahmad Muzani. Panglima TNI yang berikutnya harus mampu menekan potensi konflik dan memastikan konflik yang pernah terjadi tidak kembali terulang.

"Ya kami minta jaminan panglima TNI. Misalnya masalah di Batam, Sumsel dan wilayah lainya," terangnya.

Ketua Fraksi Gerindra itu menyebutkan tugas berat lain TNI terkait modernisasi alat utama sistem pertahanan, peningkatan kualitas latihan, dan kesejahteraan TNI.

"Sehingga saat membela negara nanti mereka tidak berfikir hal lain," terangnya.


(TRK)