Musda Partai Golkar Provinsi Bali Batal, Ical Apresiasi Polda Bali

Ilham wibowo    •    Rabu, 03 Jun 2015 01:14 WIB
golkar
Musda Partai Golkar Provinsi Bali Batal, Ical Apresiasi Polda Bali
Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (tengah) menyaksikan Ketua Umum Golkar Munas Ancol Agung Laksono (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Golkar Munas Bali Aburizal Bakrie seusai menandatangani naskah kesepakatan bersama islah terbatas, di rum

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelaksanaan Musyawarah Daerah Partai Golkar Provinsi Bali batal dilaksanakan karena alasan keamanan.  Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal 'Ical' Bakrie mengucapkan terima kasih kepada Polda Bali yang telah membubarkan kegiatan partai Golkar versi ancol itu.

"Saya ucapkan terima kasih pada Polda Bali yang mengikuti putusan pengadilan. Versi Ancol tidak boleh melakukan kegiatan partai," kata Ical di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2015).

Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar versi Agung Laksono yang diadakan DPD Bali dibubarkan Polda Bali dan sejumlah organisasi masyarakat. Panitia tak mengantongi izin mengadakan keramaian di Hotel Aston, Bali dari pihak kepolisian. 

Sementara itu, Sekjen Partai Golkar versi Munas Bali Idrus Marham menyebut rapat konsultasi nasional dilakukan untuk memastikan tak ada lagi kader yang melawan hukum. Sebab, putusan Pengadilan Tata Usaha Negara telah menunda penerapan SK Menkumham. Ditambah adanya putusan Pengadilan Jakarta Utara yang mengembalikan kepengurusan partai beringin kuning ke Munas Riau 2009.

"Ini memastikan tidak ada lagi yang melakukan perbuatan melawan hukum. Karena bisa mengganggu persiapan Partai Golkar menghadapi pilkada," kata Idrus.

Selain itu, rapat konsultasi nasional juga membahas persiapan pilkada serentak yang akan dihelat Desember ini.

"Kita akan membahas persiapan pilkada gelombang pertama 2015 dan kita akan memastikan adanya kedisplinan keluarga besar Partai Golkar," tandas Idrus.


(DRI)