Polri Minta Naik Tunjangan, Politikus Nasdem: Pertimbangkan Keuangan Negara

Surya Perkasa    •    Kamis, 04 Jun 2015 11:29 WIB
polri
Polri Minta Naik Tunjangan, Politikus Nasdem: Pertimbangkan Keuangan Negara
Patrice Rio Capella. Foto: Susanto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi III DPR dari Fraksi NasDem Patrice Rio Capella menilai permintaan kenaikan tunjangan Polri merupakan hal yang wajar. Kesejahteraan personel polisi, kata dia, merupakan tanggungjawab negara.   

"Saya pikir wajar. Itu kan remunerasi. Kalau memang mau dibayarkan lebih dari 15 persen," kata Sekretaris Jenderal NasDem ini di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Menurut Rio, negara wajib memenuhi hak Polisi. Apalagi risiko anggota Polri dalam menjalankan tugasnya terbilang tinggi.

Walau demikian, keinginan itu harus tak bisa langsung dipenuhi. Menurut dia, kenaikan remunerasi harus mempertimbangkan keuangan negara. "Saya pikir wajar saja selama keuangan kita memungkinkan," tegas dia.

Rabu, 3 Juni, Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Pengembangan (Asrena) Irjen Tito Karnavian menyebut Polri ada kenaikan tunjangan kinerja. Saat ini, kata Tito, mereka baru mendapat 33 persen.

Tito percaya jika tunjangan kinerja dinaikkan, kultur di kepolisian berubah lebih baik. Menurutnya, saat ini banyak pejabat di Polri berebut jabatan untuk mendapat uang lebih. Dia mengatakan, tunjangan-tunjangan lain juga dirasa masih kurang memadai. Salah satunya tunjangan bagi anggota di wilayah perbatasan.


(KRI)