Bahas RKP 2016, Jokowi Sindir Menperin

Desi Angriani    •    Senin, 15 Jun 2015 18:12 WIB
impor
Bahas RKP 2016, Jokowi Sindir Menperin
Rapat kabinet. (Foto: antara/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo menggelar Sidang Kabinet Paripurna terkait Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2016. Dalam rapat yang dihadiri seluruh menteri kabinet kerja itu, Jokowi menyampaikan tiga poin.

Pertama, meminta laporan pencapaian selama enam bulan memerintah. Kedua, rencana atau program untuk semester kedua, serta strategi mengurangi ketergantungan impor.

"Saya minta seluruh kementerian dan lembaga menyampaikan laporan program enam bulan serta menyampaikan rencana enam bulan program ke depan," katanya mengawali sidang kabinet di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (15/6/2015).

Sebelum mendengar laporan pembantunya itu, Jokowi kembali mengingatkan strategi mengurangi impor dengan menginventarisasi daftar kebutuhan barang di setiap kementerian dan lembaga.

"Kalau barang-barang itu harus diimpor, tolong dilihat lagi substitusi barangnya. Ada enggak yang bisa diproduksi di dalam negeri," tegas ayah tiga anak ini.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyindir Menteri Perindustrian Saleh Husein agar cermat dan sigap mencari solusi. Contohnya, BUMN belum mengoptimalkan penggunaan pipa buatan lokal.

"Lalu Menteri Perindustrian harus bisa mencarikan solusinya dimana barang ini diproduksi. Di batam kita pipa sangat bagus, kualitas bagus, tetapi hanya 40 persen yang dipakai karena BUMN impor," pungkas dia.




(FZN)